METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan - Sebanyak 7.840 pelajar bersaing dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kota Pekalongan 2024 kembali digelar oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dinparbudpora) Kota Pekalongan pada 13 hingga 26 Oktober 2024.
Mereka terdiri atas 2.766 peserta dari SD/MI, 2.893 dari SMP/MTs, dan 2.181 peserta dari SMA/SMK/MA.
Kepala Dinparbudpora Kota Pekalongan Sabaryo Pramono menjelaskan, 20 cabang olahraga (Cabor) yang dipertandingkan kali ini.
Di antaranya futsal, woodball, bola voli, basket, tenis meja, tenis lapangan, sepak takraw, catur, pencak silat, dan lainnya.
Sabaryo menyebutkan, kompetisi ini sudah dimulai sejak 13 Oktober dan akan berakhir pada 26 Oktober 2024, dengan berbagai venue di Kota Pekalongan, termasuk GOR Jetayu.
"Kami berharap prestasi para atlet pelajar ini dapat terus meningkat. Para atlet ini adalah potensi besar yang harus dikembangkan agar dapat mewakili Kota Pekalongan pada ajang serupa di tingkat provinsi," harap Sabaryo.
Kegiatan Popda tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga memiliki karakter kuat, sportivitas, dan mental juara yang tangguh.
“Dengan dukungan pemerintah dan semangat para peserta, olahraga di Kota Pekalongan dapat semakin maju dan melahirkan atlet-atlet berbakat yang siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” katanya.
Plt Wali Kota Pekalongan, H Salahudin, membuka acara tersebut di Lapangan Mataram, Rabu 16 Oktober 2024.
Menurutnya, Popda merupakan momen penting dalam menumbuhkembangkan olahraga di kalangan pelajar, sekaligus memperkuat sinergi antara pendidikan dan pengembangan potensi bakat olahraga.
“Ajang ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga wadah bagi generasi muda untuk mengekspresikan semangat, potensi, dan bakat mereka dalam bidang olahraga,” katanya.
Olahraga ini juga bukan tentang aktivitas fisik, tetapi sebuah cara untuk membentuk generasi yang sehat, baik jasmani maupun rohani. Di balik setiap pertandingan, ada nilai-nilai penting seperti kerja keras, kejujuran, persaingan sehat, dan kebersamaan.
“Ini adalah bekal penting bagi pelajar untuk menghadapi tantangan di masa depan," ujar Salahudin.
Salahudin menyampaikan, pemerintah sangat mendukung pengembangan olahraga, khususnya di kalangan pelajar.
Melalui Popda, diharapkan para pelajar dapat memupuk sportivitas, kedisiplinan, serta semangat juang yang tinggi.
Nilai-nilai ini tidak hanya berguna dalam dunia olahraga, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.