METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Persip Pekalongan resmi menunjuk Jamal Yastro sebagai pelatih kepala untuk memimpin Laskar Kalong dalam kompetisi Liga 4 Nasional musim 2024-2025.
Keputusan ini diumumkan manajemen klub pada Senin 28 April 2025, sekaligus menandai berakhirnya kerja sama dengan pelatih sebelumnya, Mochammad Hasan.
Dalam sesi perkenalan singkat, Coach Jamal Yastro menyatakan kesiapannya untuk langsung beradaptasi bersama skuad Persip.
Ia mengakui, dengan waktu persiapan yang sangat terbatas, dirinya tidak dapat melakukan perubahan besar dalam pola latihan.
Fokus utamanya adalah memperbaiki kekurangan pemain yang ada saat ini, sembari mengoptimalkan potensi yang dimiliki tim.
"Saya sudah berkenalan dengan para pemain. Dengan waktu yang sempit, saya tidak bisa mengubah secara drastis, tapi fokus memperbaiki kekurangan yang ada," kata Jamal setelah menerima kaos kebesaran Persip.
Ia menambahkan, sejauh ini belum ada waktu untuk menganalisis kekuatan lawan secara rinci.
Namun, pihaknya akan mengumpulkan informasi melalui para pemain dan ofisial tim agar bisa menyusun strategi bertanding yang efektif.
"Saya selalu optimistis. Sedikit demi sedikit, kita perbaiki apa yang perlu diperbaiki," tegasnya.
Coach Jamal Yastro tercatat memiliki lisensi kepelatihan B AFC. Berdasarkan data dari Transfermarkt, ia dikenal mengusung formasi favorit 4-3-3 dengan karakter permainan menyerang.
Meski rata-rata periode kepelatihannya di klub-klub sebelumnya tergolong singkat, Jamal memiliki pengalaman luas bersama sejumlah tim seperti Persikabo 1973, Persipasi Kota Bekasi, Gresik United FC, hingga PS Mojokerto Putra.
Pengalaman itu membuatnya dinilai mampu membangun tim secara cepat dan adaptif, dua hal yang kini dibutuhkan Persip Pekalongan.
Karier kepelatihan Jamal Yastro cukup berwarna. Sebelum menangani Persip, ia sempat menjadi asisten pelatih di Persikabo 1973 pada musim 2024-2025.
Lalu pelatih interim dan asisten di Persipasi Kota Bekasi, yang sebelumnya memimpin beberapa tim Liga 2 dan Liga 3 seperti Putra Delta Sidoarjo FC, Gresik United, Persemag Magetan, hingga PS Mojokerto Putra.
Dengan bekal pengalaman itu, Coach Jamal diharapkan mampu membawa Laskar Kalong tampil lebih kompetitif di Liga 4 Nasional.
Manajemen Persip Pekalongan menyampaikan optimisme dan dukungan penuh terhadap Coach Jamal.
Mereka percaya, kombinasi pengalaman, semangat baru, dan karakter lokal akan menjadi kekuatan Persip di tengah ketatnya persaingan nasional musim ini.
Para suporter juga diharapkan memberikan dukungan penuh, mengingat transisi ini menjadi momentum penting untuk membangkitkan kembali kejayaan Persip Pekalongan. (han/ida)
Editor : Ida Nor Layla