METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Kejuaraan Pencak Silat Wali Kota Cup II resmi digelar di GOR Jatayu Kota Pekalongan pada Jumat hingga Minggu, 30 Mei–1 Juni 2025.
Event tahunan ini menjadi panggung pembibitan atlet pencak silat unggulan yang dipersiapkan IPSI Kota Pekalongan.
Terutama untuk berbagai kejuaraan tingkat regional dan nasional, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah (Jateng) yang berlangsung berlangsung pada Oktober mendatang.
Baca Juga: Tanggul Sungai Bremi Jebol Lagi, Pemkot Pekalongan Gerak Cepat Lakukan Penanganan Darurat
Ketua IPSI Kota Pekalongan, Fauzi Umar menegaskan, Wali Kota Cup II bukan sekadar kompetisi, namun menjadi bagian dari strategi pembinaan atlet jangka panjang.
“Kami tidak menunggu seleksi provinsi. Kami membentuk model pelatihan Pekalongan sendiri karena infrastrukturnya sudah kuat,” ungkapnya.
Kejuaraan ini mempertandingkan kategori pra-remaja, remaja, hingga dewasa untuk putra dan putri, baik laga maupun seni.
Baca Juga: Lawan China Tanpa Paes, Timnas Indonesia Pasang Kiper Eks Juventus
Total ada 232 atlet dari berbagai perguruan pencak silat di Kota Pekalongan yang ikut serta.
Dalam hasil akhir, Tapak Suci keluar sebagai Juara Umum Pertama, disusul oleh Perguruan Setia Hati Cempaka Putih (SHCP) sebagai juara kedua, dan Perisai Diri (PD) sebagai juara ketiga.
Dominasi Tapak Suci ini menunjukkan hasil pelatihan intensif yang konsisten dilakukan di lingkungan perguruan.
Baca Juga: Jelang Hadapi China, Ini 5 Pemain Timnas yang Dicoret dan Alasannya
Sebelumnya, kejuaraan dibuka secara resmi oleh Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid atau yang akrab disapa Mas Aaf, pada Jumat 30 Mei 2025.
Dia menyampaikan bahwa pencak silat adalah bagian dari warisan budaya bangsa Indonesia yang harus terus dijaga dan dikembangkan.
"Ini bukan hanya olahraga, tapi lestarikan budaya bangsa. Semangat pencak silat jangan sampai kalah dengan negara lain. Kita harap ke depan pencak silat bisa masuk," tegasnya.
Baca Juga: Kebaktian Paskah Penuh Damai di Rutan Pekalongan, Tanamkan Harapan Baru
Mas Aaf juga memberikan penghargaan tinggi kepada para pelatih, pengurus perguruan, dan para atlet atas dedikasi mereka dalam memajukan pencak silat di Kota Pekalongan.
Ia berharap kejuaraan semacam ini dapat memperkuat mental dan teknis atlet agar siap bersaing di level yang lebih tinggi, khususnya Porprov yang sudah di depan mata.
Selain sebagai ajang kompetisi, Wali Kota Cup II juga menjadi momentum evaluasi dan pemantapan bagi atlet-atlet muda yang sebelumnya telah masuk dalam program pemusatan latihan (TC).
Baca Juga: Festival Pek Cun 2025 di Pekalongan, Peringatan Chi Yen dan Lantunkan Doa untuk Kemakmuran
Dengan digelarnya kejuaraan ini, IPSI Kota Pekalongan memastikan regenerasi atlet berjalan secara berkelanjutan. (han/ida)
Editor : Ida Nor Layla