Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Game Over, Langkah Persibat Batang Terhenti di Demak Lewat Drama Adu Penalti

Riyan Fadli • Kamis, 29 Januari 2026 | 09:15 WIB
Pemain Persibat Batang saat berebut bola dengan pemai PSD Demak.
Pemain Persibat Batang saat berebut bola dengan pemai PSD Demak.

METROPEKALONGAN.COM, Demak – Perjuangan tim kebanggaan warga Batang, Persibat Batang, untuk melaju lebih jauh di kompetisi Liga 4 Jawa Tengah harus kandas secara dramatis.

Langkah Laskar Banteng Alas Roban terhenti di babak 16 besar usai takluk dari tuan rumah PSD Demak dalam laga leg kedua di Stadion Sultan Fatah Demak, Rabu 28 Januari 2026 sore.

Datang dengan modal kemenangan 1-0 pada leg pertama di Stadion Moh Sarengat, Persibat sebenarnya memiliki peluang besar.

Sayangnya, nasib berkata lain saat laga harus ditentukan melalui babak "tos-tosan" atau adu penalti setelah agregat sama kuat.

Bermain di bawah tekanan pendukung tuan rumah, pertahanan Persibat mendapat ujian berat sejak menit awal.

Gawang tim tamu akhirnya bobol pada menit ke-28 lewat sundulan pemain PSD, Fahrul Erik. Skor 1-0 untuk tuan rumah menutup babak pertama.

Memasuki babak kedua, situasi semakin sulit bagi Persibat setelah PSD Demak menggandakan keunggulan pada menit ke-49. Agregat pun berbalik menguntungkan Demak.

Meski tertinggal dua gol, mereka terus berupaya mengejar. Langkah itu membuahkan hasil pada menit ke-65, saat Persibat berhasil mencetak gol balasan.

Skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang. Karena agregat menjadi imbang (2-2), penentuan pemenang harus dilanjutkan ke babak adu penalti.

Di babak adu penalti yang menegangkan, dewi fortuna belum berpihak pada Persibat Batang. Eksekusi penalti tuan rumah terbukti lebih efektif.

Persibat harus mengakui keunggulan PSD Demak yang menang dengan skor telak 4-1, sekaligus memupus harapan wakil Batang tersebut ke babak delapan besar.

PSD maju pertama untuk menendang penalti, pemain pertama berhasil menyarangkan gol ke gawang kiper Persibat.

Sedangkan, penendang pertama Persibat gagal membuahkan gol, setelah tendangannya ke sisi kanan gawang dapat dibaca kiper lawan, skor penalti 1-0.

Penendang ke dua PSD Demak pun ikut gagal, tendangan ke kanan gawang juga bisa dibaca kiper Persibat.

Momentum ini ternyata tidak bisa dimanfaatkan pemain Persibat, karena penendang ke dua ikut gagal, setelah tendangan ke sisi kiri gawang lawan bisa ditepis kiper. 

Skor penalti masih 1-0. Penendang ke tiga PSD Demak kali ini berhasil membobol gawang lawan, setelah tendangannya ke area tengah atas gawang gagal dibaca kiper.

Sementara penendang ke tiga Persibat Batang kembali gagal menyarangkan bola ke gawang. Kali ini bola menyamping keluar sisi kanan gawang. Skor penalti 2-0.

Penendang ke empat PSD Demak, tampil percaya diri dengan mengarahkan bola datar kembali ke tengah gawang. Sedangkan kiper Persibat bergerak ke arah kanan.

Gol ini mengunci kemenangan PSD Demak lewat adu penalti, sementara Persibat gagal menyarangkan satu gol pun lewat titik putih. Skor akhir 4-1 untuk kemenangan PSD Demak.

Atas hasil ini, manajemen Persibat Batang melalui akun media sosial resminya, manajemen menyatakan bahwa perjuangan tim musim ini harus berakhir.

"Mohon maaf kepada seluruh masyarakat Batang. Perjuangan Persibat harus terhenti dan belum berhasil lolos ke babak 8 besar. Terima kasih atas doa dan dukungannya," tulis akun Instagram @persibatofficial. (yan/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#16 besar #persibat batang #Liga 4 Jateng #psd demak