Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

32 Tim Adu Strategi di Pekalongan, Bibit Futsal Muda Dibidik Serius

Lutfi Hanafi • Jumat, 6 Februari 2026 | 21:15 WIB
MOTIVASI - Wawalkot Pekalongan Balgis Diab saat berikan motivasi kepada atlet futsal yang bertanding dalam Nusantara Futsal Competition 2026 di GOR Jetayu n, Kamis (5/2/2026) sore
MOTIVASI - Wawalkot Pekalongan Balgis Diab saat berikan motivasi kepada atlet futsal yang bertanding dalam Nusantara Futsal Competition 2026 di GOR Jetayu n, Kamis (5/2/2026) sore


METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Riuh sorak penonton dan adu strategi tersaji di GOR Jetayu Kota Pekalongan, Kamis 5 Februari 2026, saat Nusantara Futsal Competition 2026 resmi digulirkan.
 
Turnamen yang diikuti 32 tim pelajar tingkat SMP/MTs dan SMA/SMK/MA se-Kota dan Karesidenan Pekalongan ini menjadi panggung awal pembibitan atlet futsal muda di awal tahun 2026.

Kompetisi dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Pekalongan Hj Balgis Diab, didampingi Kepala Dinparbudpora Kota Pekalongan Sabaryo Pramono, Ketua Asosiasi Futsal Kota (AFK) Pekalongan Seno Pafitri Adi, perwakilan KONI, serta mitra pendukung dari BRI.
 
Baca Juga: ETLE Statis dan ETLE Mobile Mulai Menyala di Pemalang, Ini Sasaran Operasi Candi 2026
 
Menariknya, geliat futsal pelajar di Pekalongan ini dinilai berbanding lurus dengan meningkatnya performa Timnas Futsal Indonesia yang tengah berlaga di Piala Asia.
 
Semangat kompetisi dan pembinaan sejak usia dini diyakini menjadi fondasi kuat bagi masa depan futsal nasional.
 
Nusantara Futsal Competition 2026 pun diharapkan menjadi momentum lahirnya bibit unggul futsal pelajar.
 
Baca Juga: Perpanjang Darurat Banjir, Pemkot Pekalongan Pastikan Logistik Aman
 
Hal ininsekaligus memperkuatkan posisi Pekalongan sebagai salah satu kantong pembinaan atlet muda di Jawa Tengah, seiring meningkatnya pamor futsal Indonesia di level Asia.

“Turnamen ini menjadi wadah strategis untuk membangkitkan motivasi atlet muda. Dari sini diharapkan lahir pemain-pemain potensial yang siap naik ke level kompetisi lebih tinggi,” kata Hj Balgis Diab dalam sambutannya.

Menurutnya, keterlibatan tim dari luar Kota Pekalongan membuat persaingan semakin ketat dan menantang. Kondisi tersebut sekaligus menjadi sarana uji mental dan taktik bagi para pemain muda.
 
Baca Juga: Didik Blangkon, Pelukis Tanah Nyentrik yang Karyanya Dikoleksi Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji
 
“Dengan kompetisi yang sehat dan wasit yang profesional, kami ingin kualitas pertandingan benar-benar terjaga. Sportivitas harus menjadi nilai utama,” tegasnya.

Turnamen yang dijadwalkan berlangsung hingga 8 Februari 2026 ini tak sekadar menyuguhkan pertandingan utama.
 
Panitia juga menghadirkan mini games seperti Crossbar Challenge dan Bola Pusing untuk menambah daya tarik sekaligus mendekatkan atmosfer futsal dengan masyarakat dan pelajar.
 
Baca Juga: Dari Tersangka ke Pembela Wong Cilik, Didik Pramono Kian Tajam Lawan Ketidakadilan

Kepala Dinparbudpora Kota Pekalongan, Sabaryo Pramono, menilai ajang ini sebagai bagian dari pembinaan jangka panjang olahraga futsal di daerah. Dengan sistem kompetisi berjenjang, talenta-talenta muda bisa terpetakan sejak dini.

“Futsal bukan hanya soal menang dan kalah, tapi juga proses pembentukan karakter, disiplin, dan kerja tim. Dari sinilah calon atlet masa depan Pekalongan dan Indonesia disiapkan,” ujarnya. (han/ida)
Editor : Ida Nor Layla
#timnas futsal indonesia #kota pekalongan #Wawalkot Balgis #Wakil Walikota Pekalongan Hj Balgis Diab #timnas futsal #koni #pelajar #Piala Asia #futsal #tim