Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Kejurnas Tinju di Solo, Ajang Cari Bibit Petarung Ring Berprestasi

Adityo Dwi Riyantoto • Minggu, 5 Juli 2026 | 11:07 WIB
Kejurnas Tinju di Solo memperebutkan Sabuk Emas Gubernur Jawa Tengah dan Sabuk Emas Asosiasi Tinju Indonesia (ATI). (Ist)
Kejurnas Tinju di Solo memperebutkan Sabuk Emas Gubernur Jawa Tengah dan Sabuk Emas Asosiasi Tinju Indonesia (ATI). (Ist)

METROPEKALONGAN.COM, Surakarta  –Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menegaskan komitmennya membangkitkan kejayaan olahraga tinju di Jawa Tengah.

Kejuaraan Tinju Nasional digelar memperebutkan Sabuk Emas Gubernur Jawa Tengah dan Sabuk Emas Asosiasi Tinju Indonesia (ATI). 

Kejuaraan yang berlangsung di Hotel Sahid Jaya, Surakarta, pada 4–5 Juli 2026 itu diharapkan menjadi titik awal lahirnya kembali petinju-petinju berprestasi dari Bumi Tengah.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengatakan Jawa Tengah memiliki banyak atlet potensial dan sasana tinju yang perlu didorong agar tidak hanya menjadi tempat berlatih, tetapi juga mampu mencetak prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Baca Juga: Meski Rawan Banjir, SMPN 4 Kota Pekalongan Tetap Diminati Siswa Baru

“Di Jawa Tengah ada banyak atlet-atlet tinju dan sasana yang tidak hanya untuk sebagai wahana latihan, tetapi harus menelurkan suatu prestasi dengan mencetak karakter anak-anak muda kita,” kata Luthfi 

Menurut Luthfi, olahraga tinju tidak hanya membentuk kemampuan bertanding, tetapi juga menanamkan nilai disiplin, ketegasan, serta sportivitas. Karena itu, kompetisi harus terus diperbanyak sebagai ruang bagi atlet untuk mengasah kemampuan sekaligus karakter.

“Selamat bertanding untuk para petinju kita. Semoga ini menjadi titik awal dalam rangka mencetak para petarung di wilayah kita,” ujarnya.

Luthfi juga meminta Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Tinju Indonesia (ATI) Jawa Tengah memperluas penyelenggaraan kejuaraan ke berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah dengan menggandeng pemerintah daerah.

Baca Juga: Anggaran Pantai Pasir Kencana Terpangkas, Sistem E-Tiket Dan E-Parkir Terhenti

Menurutnya, penyelenggaraan event olahraga tidak hanya berdampak pada peningkatan prestasi atlet, tetapi juga mampu menggerakkan sektor pariwisata melalui konsep sport tourism. Terlebih, olahraga kini telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, khususnya generasi muda.

 

“Olahraga merupakan style gaya hidup bagi anak-anak muda ke depan. Sehingga tidak hanya menelurkan atlet tetapi juga menjadi sport tourism di wilayah. Mulai dari lari atau atletik, termasuk tinju hari ini, saya apresiasi sekali. Kalau perlu digelar di beberapa kota,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPW Asosiasi Tinju Indonesia (ATI) Jawa Tengah, Asri Purwanti, mengatakan kejuaraan nasional tersebut menjadi langkah awal mengembalikan kejayaan tinju Jawa Tengah yang pernah melahirkan petinju kelas dunia seperti Cris John.

Menurut Asri, dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menjadi modal penting agar olahraga tinju kembali berkembang dan mendapat perhatian lebih besar.

Baca Juga: Aniaya Perempuan Hingga Luka Berat, Aiptu "N" Anggota Polres Tegal Kota Dipatsus

“Dukungan dari Gubernur dan Pemprov Jateng sangat penting. Kami ingin tinju menjadi prioritas juga di Jawa Tengah karena saya melihat saat ini agak tenggelam,” ujarnya.

Ke depan, ATI Jawa Tengah berencana menggelar kejuaraan secara rutin di berbagai daerah dengan mengusung konsep sportainment, yakni memadukan pertandingan olahraga dengan hiburan agar semakin diminati masyarakat.

Langkah tersebut juga menjadi upaya menghidupkan kembali sasana-sasana tinju yang selama ini sepi peminat, meski banyak mantan petinju dan pelatih tetap membina anak-anak secara sukarela tanpa memungut biaya.

“Kami berencana supaya Jawa Tengah mempunyai atlet-atlet yang bisa bertanding tingkat nasional. Melalui event itu kita mencari bibit-bibit unggul atlet tinju Jawa Tengah,” tandas Asri. (dit)

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
#kejurnas tinju #kejurnas tinju solo #solo jawa tengah #jawa tengah #Ahmad Luthfi