METROPEKALONGAN.COM, Belanda – Peluang menambah kekuatan lini depan Timnas Indonesia kembali terbuka melalui dua talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Jaël Pawirodihardjo dan Dean IJssel de Schepper sama-sama memiliki darah Indonesia serta menunjukkan ketertarikan untuk suatu saat mengenakan seragam Merah Putih.
Keduanya memiliki kesamaan menarik. Selain sama-sama tumbuh dalam lingkungan sepak bola Belanda, mereka juga berposisi sebagai penyerang tengah. Profil tersebut menjadi perhatian karena Timnas Indonesia membutuhkan pilihan pemain depan yang memiliki pengalaman dan perkembangan kompetitif di luar negeri.
Jaël Armenziyo Pawirodihardjo merupakan pemain kelahiran 27 September 2006. Ia memiliki darah campuran Belanda, Suriname, dan Indonesia. Garis keturunan Indonesia berasal dari keluarga ibunya, dengan leluhur yang memiliki hubungan dengan tanah Jawa.
Baca Juga: Calvin Verdonk Ukir Sejarah, 5 Fakta Unik di Liga Champions
Baca Juga: Calvin Verdonk Makin Konsisten, Jadi Andalan Lille di Eropa
Perjalanan profesional Jaël membawanya dari MVV Maastricht di Belanda menuju Aris Limassol, Siprus. Saat ini, ia menjalani masa peminjaman bersama Karmiotissa FC untuk mendapatkan kesempatan bermain di kompetisi senior.
Sementara itu, Dean IJssel de Schepper lahir pada 15 Maret 2007. Darah Indonesianya berasal dari keluarga sang ayah. Kakeknya lahir di Bandung, sedangkan neneknya berasal dari Surabaya.
Dean memiliki rekam jejak akademi yang menarik. Ia pernah menimba ilmu di De Graafschap, PSV Eindhoven, hingga AZ Alkmaar. Bahkan, ia sempat mendapatkan kesempatan membela Timnas Belanda kelompok usia U-17.
Ketertarikan Dean terhadap Indonesia pernah disampaikan melalui wawancara dengan media. Ia mengaku menerima banyak pesan dari pendukung Timnas Indonesia yang berharap dirinya memperkuat Skuad Garuda.
Baca Juga: Calvin Verdonk Jadi Man of the Match, Bikin Bangga Indonesia
Baca Juga: Calvin Verdonk Ukir Prestasi, Bek Timnas Bersinar di Liga Champions
Meski demikian, Dean mengungkapkan bahwa saat itu belum ada komunikasi resmi dari PSSI. Ia masih menunggu kemungkinan pendekatan dari federasi.
Jaël juga pernah menyampaikan keterbukaannya apabila mendapatkan kesempatan membela Indonesia. Baginya, memiliki darah Indonesia merupakan alasan tersendiri untuk menghormati asal-usul keluarganya.
Kehadiran dua pemain muda ini tentu menarik untuk dipantau. Namun, peluang memperkuat Timnas Indonesia tetap harus melalui pemeriksaan garis keturunan, dokumen kewarganegaraan, persyaratan FIFA, serta pertimbangan kebutuhan pelatih John Herdman.(han)
Editor : Adityo Dwi RiyantotoSumber : metropekalongan.com