Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Emak-Emak Viral di Facebook Pro, Konten Ekstrem Demi Cuan, Bikin Heboh Warganet

Lutfi Hanafi • Selasa, 4 Maret 2025 | 18:41 WIB

KONTEN EKSTRIM - Demi cuan, konten kreator di facebook pro melakukan adegan ekstrim.
KONTEN EKSTRIM - Demi cuan, konten kreator di facebook pro melakukan adegan ekstrim.
 

METROPEKALONGAN.COM – Fenomena emak-emak yang membuat konten ekstrem di Facebook Pro semakin menjadi-jadi.

Demi mendapatkan banyak penonton dan cuan dari monetisasi platform ini, mereka rela melakukan aksi kontroversial.

Mulai dari membuang beras hingga menyiram minyak goreng secara sia-sia.

Tindakan ini tentu menuai beragam reaksi dari warganet.

Baru-baru ini, sejumlah video viral di media sosial menampilkan emak-emak melakukan aksi aneh demi konten di Facebook Pro.

Salah satu video menunjukkan seorang emak-emak yang dengan sengaja menuangkan minyak goreng ke lantai dapurnya.

Di video lain, seorang emak-emak memasukkan beras ke dalam mesin cuci seolah sedang membersihkannya, lalu tersenyum ke arah kamera.

Tak hanya itu, ada pula emak-emak yang nekat menggoreng makanan dengan cara tidak lazim, seperti mencelupkan ayam ke dalam teh manis sebelum digoreng.

Ada juga yang memasukkan deterjen ke dalam adonan tepung, seolah ingin menciptakan tren baru.

Aksi-aksi ini jelas mengundang kritik karena dianggap sebagai pemborosan dan contoh buruk bagi masyarakat.

Mengapa emak-emak ini rela melakukan aksi ekstrem,

Fenomena ini muncul akibat adanya peluang mendapatkan penghasilan besar dari Facebook Pro.

Seperti yang diketahui, Facebook Pro memungkinkan pengguna untuk memperoleh uang melalui berbagai cara, seperti,

Iklan di Reels dan Video – Iklan otomatis yang muncul dalam video yang telah memenuhi syarat monetisasi.

Bintang (Stars) – Pemirsa dapat memberikan bintang sebagai bentuk apresiasi, di mana setiap bintang bernilai sekitar Rp156.

Bonus dan Sponsorship – Facebook memberikan insentif kepada kreator yang memiliki engagement tinggi.

Agar bisa memonetisasi kontennya, seorang kreator harus memiliki minimal 500 pengikut dalam 30 hari terakhir dan memenuhi kebijakan monetisasi Facebook.

Inilah yang membuat banyak orang, termasuk emak-emak, berlomba-lomba mencari cara unik dan sensasional agar mendapatkan lebih banyak penonton dan interaksi.

Meskipun menjanjikan penghasilan besar, Facebook Pro juga memiliki aturan ketat terkait konten.

Beberapa larangan yang harus dipatuhi antara lain, Konten vulgar atau eksplisit,

Kekerasan atau ujaran kebencian, Konten yang tidak sesuai dengan standar komunitas Facebook

Jika melanggar, akun bisa terkena sanksi mulai dari penurunan jangkauan (shadowban) hingga kehilangan hak monetisasi secara permanen.

Fenomena ini menjadi bukti bagaimana media sosial bisa mengubah kebiasaan orang dalam mencari penghasilan.

Di satu sisi, kreativitas dalam membuat konten perlu diapresiasi, namun di sisi lain, tindakan membuang-buang bahan makanan demi konten sangat disayangkan.

Beberapa warganet menyuarakan kritik mereka terhadap tren ini,

“Kasihan, masih banyak orang susah yang butuh makanan, malah dibuang-buang.”

“Demi cuan, kok malah bikin konten yang enggak mendidik.”

“Harusnya Facebook lebih ketat dalam mengawasi konten yang bisa dimonetisasi.”

 Baca Juga: Yuk, Ibu-Ibu! Intip Ide Konten Seru tentang Kehidupan Kaum Milenial untuk Facebook dan Reels

Sebagai pengguna media sosial, kita perlu lebih bijak dalam mengonsumsi dan membuat konten.

Jangan sampai hanya demi viral dan uang, kita mengorbankan nilai-nilai yang lebih penting.

Facebook Pro memang bisa menjadi ladang cuan, tapi tetap harus diiringi dengan etika dan tanggung jawab.

Apa pendapatmu tentang fenomena ini? Apakah menurutmu konten-konten seperti ini masih bisa ditoleransi? (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#interaksi #fenomena #warganet #video #Ekstrim #emak-emak #Facebook Pro #konten #bintang #mesin cuci