Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Penggunaan Kendaraan Listrik Jadi Perhatian Evaluasi APBD 2024 Kabupaten Batang

Riyan Fadli • Senin, 4 Desember 2023 | 23:49 WIB
EVALUASI: Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Batang dalam agenda penyampaian hasil tindak lanjut atas evaluasi gubernur terhadap APBD 2024. (istimewa)
EVALUASI: Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Batang dalam agenda penyampaian hasil tindak lanjut atas evaluasi gubernur terhadap APBD 2024. (istimewa)

BATANG, METROPEKALONGAN.COM - Pemerintah Kabupaten Batang berkomitmen untuk memperbaiki Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2024 berdasarkan hasil evaluasi yang diberikan oleh Gubernur Jawa Tengah.

Hal ini disampaikan oleh Penjabat Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki, dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Batang, Senin (4/12/2023).

Lani menyoroti beberapa aspek yang perlu diperhatikan dalam penyusunan anggaran.

Seperti konsistensi proses, pemenuhan standar pelayanan minimal, peningkatan kontribusi terhadap program prioritas nasional, pengalokasian anggaran yang sesuai, pemenuhan kebutuhan belanja pegawai, dan prioritas penggunaan kendaraan listrik.

"Kami Pemkab Batang akan melakukan identifikasi dan langkah-langkah khususnya berkaitan penyiapan payung hukum dan perhitungan kebutuhan kendaraan dinas operasional dan/atau kendaraan perorangan dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang termasuk di dalamnya sarana prasarana penunjang lainnya," ujarnya. 

Ia juga mengatakan bahwa pihaknya akan lebih cermat dalam mengidentifikasi alokasi sisa lebih penggunaan anggaran (silpa).

Guna memastikan kelangsungan kewajiban keuangan pada tahun-tahun mendatang. Ia juga menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan anggaran publik.

"Rapat Paripurna ini berfungsi sebagai wadah untuk menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan pengelolaan anggaran yang efektif, efisien, dan transparan demi kepentingan masyarakat," ucapnya.

Seperti diketahui struktur APBD tersebut mencakup pendapatan sebesar Rp 1,9 triliun, belanja sebesar Rp 1,95 triliun, dengan defisit sebesar Rp 54 miliar.

Sedangkan penerimaan pembiayaan sebesar Rp 61,5 miliar, pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 7,5 miliar, dan surplus pembiayaan sebesar Rp 54 miliar.

Pihaknya pun menyoroti pentingnya penyertaan modal yang efektif dan akuntabel untuk mendukung pertumbuhan usaha.

Ia mengatakan bahwa anggaran yang disediakan untuk penyertaan modal hanya diberikan kepada badan usaha yang menunjukkan kinerja yang baik dan memberikan kontribusi laba yang signifikan.

Dengan demikian, langkah-langkah perbaikan yang diusulkan Pj Bupati Batang ini diharapkan akan memberikan dampak positif bagi kemajuan Kabupaten Batang secara keseluruhan.

"Saya mendorong efisiensi pengelolaan anggaran dan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan," tutupnya. (yan)

Editor : Agus AP
#paripurna #apbd #DPRD Kabupaten Batang