Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Ada Bantuan Wali Kota, Kini Petambak Krapyak Tak Lagi Kesulitan Mengkses Air Payau

Lutfi Hanafi • Jumat, 22 Desember 2023 | 04:00 WIB

PENYERAHAN SIMBOLIS : Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid memutar pintu air tanda saat penyerahan bantuan akses air payau di Krapyak Pekalongan Utara, Kamis (21/12/2023).
PENYERAHAN SIMBOLIS : Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid memutar pintu air tanda saat penyerahan bantuan akses air payau di Krapyak Pekalongan Utara, Kamis (21/12/2023).

PEKALONGAN, METROPEKALONGAN.COM – Kini kesulitan para petani ikan air payau (petambak) sudah teratasi dalam mengalirkan air payau ke dalam tambak.

Setelah Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid memberikan bantuan berupa pemberian pintu akses air payau dan perbaikan saluran air sepanjang 1,6 kilometer.

Wali kota menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis kepada dua kelompok pembudidaya ikan di wilayah Krapyak yakni Mina Guyub Rukun dan Mina Maju.

“Kami mendengar keresahan petambak. Makanya, kami koordinasi dengan BBWS Pemali Juana. Mereka setuju, adanya akses air ini. Kami tindak lanjuti dengan perbaikan saluran air,” terang wali kota.

Kendati belum semua luasan lahan petambak tersebut terkover, pihaknya mengupayakan untuk memfasilitasi bantuan secara bertahap di tahun mendatang.

Namun, ke depan bantuan ini bisa dirasakan langsung oleh penerima manfaat yakni para petambak yang tergabung dalam Kelompok Mina Guyub Rukun dan Mina Maju Kelurahan Krapyak.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Pekalongan Sugiyo menyebutkan, kebutuhan perbaikan saluran air totalnya di sepanjang 3 kilometer.

Sementara ini telah terealisasi perbaikan sepanjang 1,6 kilometer dengan nilai anggaran Rp 350 juta.

Sugiyo menambahkan, secara bertahap bantuan perbaikan saluran air serta akses-akses pintu air payau ini akan dibangun. Harapannya semua tambak di Krapyak bisa terlayani akses air payau untuk mengairi tambaknya.

"Kami buat masing-masing nanti ada pintu-pintu air kecil untuk air payau masuk ke tambak di daerah Krapyak," tutupnya.

Sejak adanya proyek penanggulangan banjir dan rob, petambak di wilayah Krapyak Pekalongan Utara, kesulitan akses air payau lumayan teratasi. Bahkan tak perlu mengeluarkan uang lagi.

“Alhamdulillah. Kami senang telat terbantu,” kata Ketua Kelompok Mina Guyub Rukun Krapyak Daroji sumringah Kamis (21/12/2023).

Kini para petambak di Krapyak bisa mengalirkan air ke tambak dengan bantuan peralatan pompa. Hal itu membantu mengalirkan air ke dalam tambak yang dikelilingi tanggul.

“Pembangunannya memang harus menunggu normalisasi saluran dulu. Kemungkinan Februari sudah bisa beroperasi. Namun kami sudah cukup senang," serunya. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#pemkot pekalongan #air payau #tambak #Walikota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid