PEKALONGAN, METROPEKALONGAN.COM – Awal Tahun 2024 ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan kembali melakukan rotasi, mutasi, dan promosi kepada 23 pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) baru.
Kendati begitu masih menyisakan delapan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang kosong.
“Dalam waktu dekat, sekitar Februari 2024, kami akan kembali melakukan rotasi, mutasi, dan promosi sejumlah pejabat ASN,” kata Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid di Ruang Jlamprang Setda Kota Pekalongan Selasa malam (2/1/2024).
Terkait delapan kepala OPD yang kosong, karena pejabat sebelumnya pensiun. Pihaknya akan segera melakukan open bidding.
Harapannya, hal ini bisa berjalan baik. Sebab, tantangan dan tugas di tahun 2024 semakin berat.
Terkait sejumlah pejabat ASN yang mengisi jabatan baru, di antaranya sebagai jabatan tinggi pratama, administrator, dan pengawas pada awal tahun 2024 ini.
"Alhamdulillah, ada 23 pejabat ASN yang dilantik kali ini, baik yang mengalami rotasi, mutasi, dan promosi,” jelasnya.
Terkait jabatan baru ini, wali kota berharap bisa menjadi penyemangat dan komitmen baru untuk bekerja di dinas masing-masing. Mengingat, tantangan setiap tahunnya semakin berat.
Meski begitu, ASN sebagai pelayan publik dituntut terus meningkatkan kinerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di masing-masing OPD.
“Semoga pejabat terpilih bisa menunjang kinerja lebih baik lagi, mengabdi lebih baik lagi kepada masyarakat, dan mengawal visi dan misi saya dengan Wakil Walikota Pekalongan Bapak Salahudin," katanya.
Sedangkan perombakan pejabat ASN untuk mengisi jabatan pimpinan tinggi pratama (staf ahli, asisten setda, dan kepala OPD), administrator (kepala bidang dan sekretaris kecamatan), dan pengawas (kepala sub bagian, kepala seksi, dan lurah) yang dilantik dan diambil sumpahnya langsung oleh wali kota.
Adapun pejabat ASN yang dilantik dengan jabatan pimpinan pratama adalah Agust Marhaendayana sebagai Asisten Administrasi Umum Setda Kota Pekalongan, Anita Heru Kusumorini sebagai kepala BPKAD, Supriono sebagai kepala Dindagkop-UKM, Muadi sebagai staf ahli bidang pemerintahan, hukum dan politik, Joko Purnomo sebagai asisten perekonomian dan pembangunan, Sri Budi Santoso (SBS) sebagai kepala DLH, dan Sabaryo Pramono sebagai kepala Disparbudpora.
Sementara itu, untuk jabatan administrator yakni M Taufiqu Rochman sebagai sekretaris Bakesbangpol, Nur Slamet sebagai kabid Kesatuan Bangsa Bakesbangpol, Nugroho Adi Pradana sebagai kabid Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan Bakesbangpol, Indria Susanti sebagai kabid Pentalas Dinperinaker, Nur Agustina selaku kabid Pengendalian Penduduk dan KB Dinsos-P2KB, Sumadi sebagai sekretaris Kecamatan Pekalongan Selatan, dan Mareta Setyo sebagai kabid Pengembangan SDM dan Kompetensi ASN BKPSDM.
Untuk jabatan pengawas diisi oleh Imam Widiharjo sebagai kasubag Program Anggaran dan Keuangan Bakesbangpol, Sopan Wijianto sebagai kasubag Umum dan Kepegawaian Bakesbangpol, Didik Purwoko sebagai kasi Pemadam dan Penyelamatan, Sarana dan Prasarana Satpol-P3KP, Lusiana Widyastuti sebagai kasubag Renval dan Keuangan DLH, Abdul Basit selaku kasubag Umum dan Kepegawaian DPMPPA, Deni Marlina Widyastuti sebagai kasubag Umum dan Kepegawaian Dinparbudpora, Nur Santosa sebagai kasi Pemerintahan Ketentraman Umum dan Ketertiban Masyarakat Kecamatan Pekalongan Utara, Hadi Saroyo sebagai Lurah Banyurip, dan Agus Budianto sebagai Lurah Sokoduwet. (han/ida)
Editor : Ida Nor Layla