Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Penyaluran Bantuan Beras 10 Kilogram untuk Warga Miskin Kota Pekalongan Diubah, Ini Cara Pengambilannya

Lutfi Hanafi • Jumat, 2 Februari 2024 | 18:15 WIB
ANTRI : Warga Kecamatan Pekalongan Barat saat anti mengambil beras bantuan CBP di halaman kantor Kecamatan, pada Kamis 1 Februari 2024.
ANTRI : Warga Kecamatan Pekalongan Barat saat anti mengambil beras bantuan CBP di halaman kantor Kecamatan, pada Kamis 1 Februari 2024.

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Pada tahun ini, Pemerintah Pusat melalui Badan Pangan Nasional kembali menyalurkan bantuan pangan Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Namun ada perubahan cara pengambilannya pada tahun 2024 ini.

“Sebelumnya untuk penyaluran bantuan CBP dari Kantor Pos, namun tahun ini petunjuk teknis (Juknis)-nya diubah di kantor kecamatan,” kata Camat Pekalongan Barat Sri Karyati di sela-sela penyaluran bantuan di halaman Kantor Kecamatan Pekalongan Barat Kamis 1 Januari 2024.

Perubahan ini, kata Karyati, untuk lebih mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Maka, titik pengambilan bantuan beras ini dialihkan di kantor kecamatan masing-masing secara bergiliran.

Di Kota Pekalongan untuk tahap 1 tahun 2024, mulai bergulir sejak tanggal 30 Januari-1 Februari 2024. Bantuan pangan diserahkan kepada 7.692 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang ada di wilayah Kecamatan Pekalongan Barat.

Untuk Selasa 30 Januari 2024 diawali bagi KPM asal Kelurahan Tirto dan Pringrejo. Dilanjutkan hari Rabu 31 Januari 2024 untuk KPM Kelurahan Podosugih, Bendan Kergon, dan Medono. Pada Kamis 1 Februari 2024 untuk KPM Pasirkratonkramat dan Sapuro Kebulen.

"Agar tidak terlalu panjang antreannya, maka kami membuka 1 loket di setiap kelurahan,” terangnya.

Per KPM setiap bulannya mendapatkan 10 kilogram beras. Saat ini, baru menyalurkan untuk 10 kilogram beras pada periode bulan Januari.

"Untuk penyaluran berikutnya, kami masih menunggu instruksi dari pemerintah lagi," katanya.

Karyati menegaskan, untuk data sasaran KPM bantuan tersebut memang sudah ditentukan oleh Pemerintah Pusat. Di Kota Pekalongan, bantuan CBP diberikan kepada 28.117 KPM di empat kecamatan.

Pada tahun 2024, terdapat perubahan database penerima bantuan. NFA dan Bulog bersama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), menggunakan data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).

“Namun tidak menutup kemungkinan, jika ada yang tidak tepat sasaran dan penerima sebelumnya telah meninggal dunia, maka bisa dialihkan ke masyarakat yang lain,” terangnya.

Lanjutnya, nanti ada petugas kelurahan yang akan melakukan skrining dan mencocokkan kembali data penerimanya.

Program bantuan CBP ini sesuai arahan Pemerintah Pusat disalurkan sebanyak 6 kali mulai dari bulan Januari hingga Juni 2024.

Salah satu KPM asal Sapuro Kebulen, Taufik Hidayat, 54, mengaku bersyukur, di tahun 2024 ini bisa kembali mendapatkan bantuan beras lagi.

Bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarganya, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Terlebih harga sembako di pasaran masih naik.

“Alhamdulillah kami dapat bantuan lagi. Kualitas berasnya juga bagus. Senang sekali dapat terbantu lagi,” katanya penuh syukur. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#kota pekalongan #Pekalongan Barat #Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah #CBP #kantor pos #pemerintah pusat #kpm