Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Pemkot Pekalongan akan Aktifkan 198 Hektare Lahan Tidur Usai Terendam Rob, Ini Langkahnya

Lutfi Hanafi • Minggu, 16 Juni 2024 | 06:28 WIB

FOTO BERSAMA: Walikota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid didampingi Kepala Dinperinaker dan peserta pelatihan kerja, berfoto Bersama usai penutupan, pada Jumat sore (14/6/2024).
FOTO BERSAMA: Walikota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid didampingi Kepala Dinperinaker dan peserta pelatihan kerja, berfoto Bersama usai penutupan, pada Jumat sore (14/6/2024).
 

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan berencana mengaktifkan kembali 198 hektare lahan tidur.

Yakni lahan yang hampir 10 tahun sebelumnya tergenang rob dan tidak produktif. Namun untuk tahap awal ini, akan melakukan uji coba seluas 5 hektare.

Perlu diketahui, ratusan hektare lahan yang sebelumnya terendam air rob tersebut, kini sudah mulai mengering. Seiring keberhasilan proyek penanggulangan banjir rob di Kota Pekalongan.

Karena itulah, Pemkot bekerjasama Bersama Kodim 0710/Pekalongan akan mengaktifkan ratusan hektare lahan tidur ini untuk pertanian.

"Alhamdulillah. Penanganan rob yang saat ini masih terus berjalan menjadikan lahan tidur itu perlahan kering dan bisa segera ditanami,” kata Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid usai menyerahkan bantuan alat pertanian di Lapangan Mataram Kota Pekalongan, Jumat 14 Juni 2024.

Proses pembukaan lahan ini dimulai dengan penyemprotan air dengan menggunakan drone. Usai dibuka, lahan seluas 5 hektare ini akan digunakan untuk penanaman benih padi Bio Salin.

Benih ini tahan terhadap salinitas hingga 15 Parts Per Thousand (PPT). Dengan pemilihan benih yang tepat, diharapkan hasil panen dari lahan tersebut bisa optimal.

Untuk penunjang proyek ini, Pemkot Pekalongan menyerahkan bantuan dari Kementerian Pertanian (Kementan) sebanyak 25 unit Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan). Yakni berupa pompa air satu set ukuran 3 inch kepada para petani di Kelurahan Degayu, Kecamatan Pekalongan Utara.

"Mengingat cuaca sedang tidak menentu, kadang siang hari panas dan malamnya hujan, bantuan tersebut sekaligus untuk mengantisipasi bencana akibat El Nino,” ucapnya.

Kepala Dinperpa Kota Pekalongan Lili Sulistyawati menambahkan, peruntukan bantuan 25 unit Alsintan dari Kementan tersebut, di antaranya 5 unit untuk brigade Kodim, 6 unit untuk brigade dinas, dan 14 unit untuk kelompok tani di Kota Pekalongan.

“Peralatan tersebut bisa dimanfaatkan pada Juli yang sudah mulai masa tanam kedua. Petani mulai mengolah lahan sawah untuk ditanami padi agar akhir bulan bisa menghasilkan padi dan meningkatkan produksi beras di Kota Pekalongan," tutupnya. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#kota pekalongan #lahan tidur #Walikota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid