Job Fair ini digelar Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kota Pekalongan di Hotel Khas Pekalongan, selama dua hari Selasa – Rabu 10-11 September 2024. Bersama dengan 50 perusahaan baik dari dalam kota maupun luar Kota Pekalongan.
"Alhamdulillah, banyak pencari kerja yang antusias datang kesini. Mayoritas masih muda-muda," kata Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid saat membuka Job Fair 2024 di Hotel Khas Pekalongan, Selasa 10 September 2024.
Wali kota yang akrab disapa Mas Aaf ini menambahkan, kegiatan ini merupakan tindaklanjut dari pemberian pelatihan kerja yang dilakukan oleh Dinperinaker Kota Pekalongan melalui Balai Latihan Kerja (BLK) maupun Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).
Job fair ini terbuka untuk masyarakat Kota Pekalongan dan sekitarnya, baik lulusan SD, SMP, SMA sederajat, hingga lulusan S2.
"Ada sebanyak 50 perusahaan yang menyediakan 2.292 loker. Ini luar biasa," sebut Mas Aaf.
Dalam kesempatan tersebut, wali kota menekankan kepada para pencari kerja agar tidak takut mengambil kesempatan mencari kerja di luar daerah agar memiliki banyak pengalaman dan bekal ilmu.
Baca Juga: Butuh Pekerjaan, Siapkan Lamaran dan Datang ke UMPP Job Fair 2023
Ketika dirasa sudah mampu, bisa kembali ke Kota Pekalongan untuk membuka lowongan kerja bagi masyarakat sekitar.
"Memang ada beberapa perusahaan yang masih menurun produktivitasnya, tetapi ada juga perusahaan seperti di bidang ritel dan jasa pengiriman yang trennya naik," terangnya.
Pihaknya berharap, para pencari kerja ini bisa terakomodasi dan terserap dalam job fair kali ini.
“Target kami, angka pengangguran di Kota Pekalongan bisa menurun minimal 1 persen pada 2024 ini. Sebab angka pengangguran Kota Pekalongan tahun 2023 masih 5,02 persen,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinperinaker Kota Pekalongan Betty Dahfiani Dahlan menambahkan, mekanisme pelamar kerja harus mendaftar online melalui scan barcode terlebih dahulu, kemudian submit.
Itu sebagai syarat agar bisa masuk ke ruangan job fair untuk berkonsultasi dan melamar langsung ke perusahaan yang diminatinya.
"Berdasarkan data per 10 September 2024 pukul 07.30 WIB atau sebelum acara job fair dibuka, sudah ada 1.152 pelamar kerja yang mendaftar online," jelasnya.
Harapannya di hari kedua bisa lebih banyak yang mendaftar. Mayoritas dari mereka merupakan lulusan SMA/SMK sederajat.
Betty menyebutkan, untuk angka pengangguran terbuka Kota Pekalongan tahun 2023 masih 5,02 persen (9.065 orang) dari seluruh angkatan kerja yang ada.
"Mudah-mudahan angka pengangguran tahun 2024 ini bisa semakin menurun. Bagi yang belum bekerja, bisa terserap ke dunia kerja," harapnya. (han/ida)