Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Peringati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Menag Nasaruddin Umar Ajak Tegakkan Salat

Ida Nor Layla • Kamis, 30 Januari 2025 | 21:46 WIB
Menag RI Nasaruddin Umar
Menag RI Nasaruddin Umar

METROPEKALONGAN.COM, Jakarta - Salah satu pesan terpenting dari peristiwa Isra’ Mi’raj adalah menegakkan salat.

Isra’ Mi’raj adalah peristiwa monumental yang membawa pesan mendalam bagi umat manusia.

“Isra’ Mi’raj juga menjadi perjalanan suci dan bersejarah sekaligus titik balik kebangkitan dakwah Rasulullah SAW,” kata Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar dalam peringatan Isra’ Mi’raj di Jakarta, Minggu 26 Januari 2025.

Menurutnya, ada tiga perjalanan penting Rasulullah SAW, yaitu Isra’ Mi’raj, Hijrah, dan Haji Wada.

Hijrah dari Mekkah ke Madinah menjadi momentum perubahan. Haji Wada menandai kemenangan.

Isra’ Mi’raj adalah puncak perjalanan seorang hamba (Al-Abd) menuju sang pencipta (Al-Khalik) menuju kesempurnaan ruhani (insan kamil).

"Oleh-oleh Isra’ Mi’raj adalah salat. Karenanya, pesan terpenting dari peringatan Isra’ Mi’raj adalah menegakkan salat. Mati menegakkan salat," pesan Menag.

Rasulullah dalam sebuah hadis menyebutkan, salat sebagai Mi’rajnya orang mukmin. Salat juga tiang agama.

Salat adalah fondasi spiritualitas dan pilar agama. Salat mengajarkan kedisiplinan, ketundukan, dan hubungan yang erat dengan Sang Pencipta.

Karena itulah, salat ditutup dengan salam. Ini memberi pesan tentang pentingnya menebar kedamaian dan keselamatan.

Salat mengajarkan tentang pentingnya keseimbangan antara hubungan dengan Allah SWT dan hubungan dengan sesama manusia.

Salat menguatkan fondasi spiritual dalam membangunan umat dan bangsa. Ketika fondasi ini kuat, nilai-nilai keadilan, kedamaian, dan kesejahteraan akan tumbuh dan membawa manfaat bagi semua.

“Spiritualitas yang terinternalisasi dengan baik akan menjadi landasan untuk membangun persatuan, toleransi, dan harmoni sosial," papar Menag.

Salat mengajarkan bahwa kesalehan individual harus berdampak pada kesalehan sosial, yang menjadi pilar penting dalam membangun masyarakat yang adil dan bermartabat.

Karena itulah, Menag berharap, peringatan Isra’ Mi’raj tahun ini menjadi inspirasi bagi umat untuk terus memperkuat iman, memperbaiki amal, dan membangun masa depan bangsa yang lebih baik.

"Dengan menjadikan spiritualitas sebagai landasan, salat sebagai pilar, mari hadirkan peradaban yang penuh rahmat dan keberkahan," tandasnya. (*/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#Menag Nasaruddin Umar #Isra Miraj #nasaruddin umar #kemenag