Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Kota Pekalongan Raih Predikat Pelayanan Kualitas Tinggi dari Ombudsman RI, Target Naik ke Level Tertinggi 2026

Lutfi Hanafi • Rabu, 13 Mei 2026 | 19:57 WIB
Lutfi Hanafi/Jawa Pos Metro Pekalongan
TERIMA PENGHARGAAN - Sekda Kota Pekalongan, bersama pejabat terkait saat menerima penghargaan dari  Ombudsman RI Perwakilan Jateng, pada Rabu (13/5/2026), di Ruang Buketan.
Lutfi Hanafi/Jawa Pos Metro Pekalongan TERIMA PENGHARGAAN - Sekda Kota Pekalongan, bersama pejabat terkait saat menerima penghargaan dari  Ombudsman RI Perwakilan Jateng, pada Rabu (13/5/2026), di Ruang Buketan.
 

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan - Pemerintah Kota Pekalongan kembali menorehkan capaian positif di sektor pelayanan publik.

Berdasarkan hasil penilaian Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Jawa Tengah tahun 2025, Kota Pekalongan berhasil meraih opini Pelayanan Kualitas Tinggi, sekaligus masuk dalam 15 kabupaten/kota terbaik di Jawa Tengah.

Capaian tersebut diumumkan dalam penyerahan piagam penghargaan kepada tiga objek sampling, Rabu (13/5/2026), di Ruang Buketan, Kota Pekalongan.

Tiga instansi yang menjadi objek penilaian meliputi Dinas Sosial-P2KB Kota Pekalongan, RSUD Bendan, serta SMP Negeri 4 Kota Pekalongan.

Penilaian dilakukan melalui metode sampling yang ditentukan langsung oleh Ombudsman, dengan proses evaluasi berupa kunjungan lapangan hingga wawancara langsung dengan pelaksana layanan.

Mewakili Sekretaris Daerah, Asisten Administrasi Setda Kota Pekalongan, Supriono, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut.

Menurutnya, penghargaan ini menjadi bukti bahwa kualitas pelayanan publik di Kota Pekalongan terus bergerak ke arah yang lebih baik.

“Alhamdulillah, Kota Pekalongan mendapatkan opini pelayanan kualitas tinggi dan masuk dalam 15 daerah terbaik di Jawa Tengah,” ujarnya.

Namun bagi Pemkot Pekalongan, capaian ini bukan garis akhir. Pemerintah daerah justru memasang target lebih tinggi pada 2026, yakni meraih kategori pelayanan kualitas tertinggi.

Supriono menegaskan, seluruh organisasi perangkat daerah harus terus bersiap dan meningkatkan kualitas layanan, karena sistem penilaian Ombudsman dilakukan secara sampling dan objek penilaian bisa menyasar instansi mana pun.

“Kita ingin menjaga capaian ini, bahkan meningkat pada tahun depan. Target kami, tahun 2026 Kota Pekalongan bisa naik ke kategori kualitas tertinggi,” tegasnya.

Penghargaan ini diharapkan menjadi energi baru bagi Pemerintah Kota Pekalongan untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang lebih profesional, responsif, dan semakin dipercaya masyarakat.(han)

Editor : Ida Nor Layla
#kualitas tinggi #kota pekalongan #ombudsman republik indonesia #penghargaan