Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Jawa Tengah Nasional Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Pemkab Batang Serius Entaskan Guru Honorer, Peluang PPPK Terbuka Lebar

Riyan Fadli • Senin, 27 November 2023 | 21:50 WIB

 

 

 

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Batang, M Arief Rohman (Riyan Fadli/Jawa Pos Radar Semarang)
Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Batang, M Arief Rohman (Riyan Fadli/Jawa Pos Radar Semarang)

 

BATANG, MetroPekalongan.com - Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Batang, M Arief Rohman mengapresiasi langkah Pemkab Batang.

Secara bertahap para guru honorer yang sudah bertahun-tahun mengabdi punya peluang menjadi PPPK.

Hal ini bisa terjadi karena ada komitmen dari Pemerintah Kabupaten Batang untuk mensejahterakan guru.

Sejak tahun 2021 formasi PPPK untuk guru selalu menjadi salah satu prioritas.

Mulai tahun 2021 hingga 2023 sudah ada 1.167 guru yang diterima sebagai PPPK. Sementara tahun ini telah dibuka formasi untuk 1.400 guru PPPK. 

"Di momen perayaan HUT PGRI ke-78 dan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2023 ini, Kami berterima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya untuk PJ Bupati dan jajaran Pemkab Batang. Seperti dari BKD, BPKPAD, Bapelitbang, Disdikbud dan lainnya yang telah memberikan kesempatan yang luas untuk mengikuti seleksi PPPK, dengan formasi yang sangat banyak," ujar Arief.

Menurutnya, adanya seleksi PPPK ini turut membuka kesempatan pada seluruh pihak. Terutama bagi para guru yang sudah bertahun-tahun mengabdi.

Mereka kini punya harapan untuk menjadi seorang guru yang sejahtera. 

Jika digabung dengan yang kemarin, dan yang tahun 2023 ini. Sudah ada sekitar 2.500 formasi PPPK Guru yang sudah disiapkan Pemkab Batang.

"Ini tentunya jadi persembahan Pemkab Batang untuk mengapresiasi guru-guru terbaik di Kabupaten Batang," ucapnya. 

Walau demikian, saat ini masih ada beberapa guru honorer yang belum bisa mengikuti seleksi PPPK. Lantaran masih ada kekurangan syarat untuk seleksi administrasi.

Hal tersebut tak menyurutkan niatnya untuk memperjuangkan nasib seluruh guru di Kabupaten Batang. Agar bisa mengikuti seleksi PPPK dan menjadi ASN.

"Kami sepakat untuk bisa menghabiskan di tahun ini. Tinggal yang masih tersisa sekian puluh, karena ada kekurangan di admistrasi. Tapi insyaallah nantinya bisa juga terfasilitasi untuk bisa mengikuti seleksi PPPK," tandasnya. (yan/ida)

 

 

 

Editor : Ida Nor Layla
#pppk #guru pppk #guru honorer #pemkab Batang #batang