Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Pemkot Pekalongan Gelar Kegiatan Evaluasi dan Penguatan Inovasi Bidang Pendidikan, Seperti Ini

Lutfi Hanafi • Rabu, 25 September 2024 | 17:37 WIB

SERAHKAN PENGHARGAAN: Walikota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid saat serahkan penghargaan kepada guru inovatif Kota Pekalongan, di Hotel Parkside pada Selasa (24/9/2024)
SERAHKAN PENGHARGAAN: Walikota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid saat serahkan penghargaan kepada guru inovatif Kota Pekalongan, di Hotel Parkside pada Selasa (24/9/2024)

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Pekalongan mengadakan acara "Evaluasi dan Penguatan Inovasi Bidang Pendidikan" tahun 2024 di Hotel Parkside pada Selasa 24 September 2024. Acara ini untuk meningkatkan inovasi di sektor pendidikan.

Sekretaris Dindik Kota Pekalongan Mabruri mengungkapkan, dalam dua tahun terakhir, Dinas Pendidikan Kota Pekalongan telah berupaya melakukan berbagai inovasi di bidang pendidikan.

Pada tahun 2024, Kota Pekalongan mengirimkan 135 produk inovasi. Harapannya, jumlah tersebut akan meningkat menjadi 250 inovasi pada tahun mendatang.

“Kami akan bekerja sama dengan Bappeda Kota Pekalongan untuk meningkatkan jumlah dan kualitas inovasi ini,” ujar Mabruri.

Ia juga berharap kehadiran wali kota dapat memberikan motivasi kepada para guru agar lebih kreatif dalam menciptakan inovasi pendidikan.

Mabruri menambahkan, para guru sebenarnya sudah terbiasa melakukan inovasi, meskipun istilah "inovasi" mungkin terdengar berat bagi sebagian dari mereka.

“Guru dan kepala sekolah sering melakukan praktik baik dalam pengajaran, hanya perlu dipoles agar memenuhi kriteria inovasi yang ditetapkan,” jelasnya.

Acara ini juga memberikan penghargaan kepada para inovator pendidikan dari tingkat Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Pekalongan.

Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid menekankan pentingnya inovasi di bidang pendidikan, baik dari segi program maupun teknologi informasi. Namun, ia mengingatkan bahwa inovasi harus selaras dengan program yang digariskan oleh Bappeda.

“Inovasi yang banyak belum tentu menunjukkan banyak prestasi, tetapi kualitasnya harus ditingkatkan,” ungkap Mas Aaf panggilan akrab Walikota.

Wali kota juga mengingatkan agar inovasi tidak hanya berfokus pada kurikulum atau mata pelajaran, tetapi juga mencakup aspek lain seperti pembinaan karakter siswa, pendidikan lingkungan, hingga pencegahan kenakalan remaja.

Menurut wali kota, pendidikan seks juga bisa menjadi bagian dari inovasi, meskipun masih menimbulkan pro dan kontra di masyarakat.

“Inovasi tidak harus terkait dengan keilmuan saja, tetapi juga bagaimana membina anak-anak, termasuk melalui kepedulian terhadap lingkungan seperti memilah sampah, yang juga sangat penting,” tuturnya. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#inovasi #Dindik Kota Pekalongan #Walikota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid