Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

MBG Tetap Berjalan di Bulan Ramadan, Menu Makan Gratis Diubah Jadi Makanan Kering untuk Bekal Berbuka Puasa

Lutfi Hanafi • Sabtu, 8 Maret 2025 | 04:05 WIB
TUNJUKKAN - Salah satu siswi menunjukkan menu MGB yang sudah diterimanya, sudah di bagi di sekolahnya.
TUNJUKKAN - Salah satu siswi menunjukkan menu MGB yang sudah diterimanya, sudah di bagi di sekolahnya.

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan  – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berlanjut selama bulan Ramadan.

Tapi dengan penyesuaian dalam jenis dan menu makanan yang diberikan.

Jika pada hari biasa siswa menerima paket nasi lengkap dengan lauk pauk.

Kali ini menu diganti dengan makanan kering yang lebih tahan lama dan bisa digunakan untuk berbuka puasa.

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Pekalongan Utara, M Noor Faishal Zakiy, menyampaikan, perubahan ini mengikuti petunjuk teknis dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Makanan yang disediakan berupa kurma, buah, susu, roti, biskuit, serta telur rebus.

“Kami tidak lagi memberikan lauk matang atau sayuran, karena dikhawatirkan kurang nikmat jika disimpan lama. Dengan menu ini, siswa bisa membawa pulang dan mengkonsumsinya saat berbuka puasa,” ujar Faishal di Dapur MBG Kecamatan Pekalongan Utara, yang dikelola oleh IB Catering, Jumat 7 Maret 2025.

Paket MBG Ramadhan dikemas dalam tote bag ramah lingkungan yang bisa digunakan kembali.

Proses penyiapan makanan dimulai sejak pukul 05.00 WIB.

Sedangkan pendistribusian ke sekolah berlangsung antara pukul 08.00-09.30 WIB, dengan bantuan koordinator di masing-masing sekolah.

Baca Juga: Lestarikan Tradisi, TP PKK Kota Pekalongan Kembali Gelar Safari Ramadan ke Ponpes dan Pengajian di Pemkot Pekalongan

Di wilayah Kecamatan Pekalongan Utara, sebanyak 3.363 siswa dari 10 sekolah jenjang SD/MI, SMP, hingga SMA menjadi penerima manfaat program ini.

Faishal menambahkan bahwa menu yang diberikan telah dikurasi oleh ahli gizi untuk memastikan kecukupan gizi bagi siswa.

Program ini berlangsung selama hari efektif sekolah di bulan Ramadhan, mulai 6-25 Maret 2025.

Sejak pertama kali digulirkan pada 17 Februari 2025, program ini berjalan lancar tanpa kendala berarti, meskipun baru menjangkau sebagian sekolah di Pekalongan.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Negeri 2 Kota Pekalongan, Agus Sulistyanto, menyambut baik kelanjutan program MBG di bulan puasa.

Menurutnya, program ini sangat bermanfaat bagi siswa, terutama yang berasal dari keluarga prasejahtera.

“Sebanyak 826 siswa kami menerima paket MBG dalam bentuk makanan kering seperti telur rebus, kurma, susu, dan biskuit. Paket ini dibagikan saat jam istirahat kedua, lalu disimpan oleh siswa untuk berbuka puasa,” ujar Agus.

 Baca Juga: Ribuan Pelajar di Kota Pekalongan Mulai Rasakan Program Makan Bergizi Gratis, Seperti Ini Kesannya

Salah satu penerima manfaat, Rachel, siswi kelas XII SMA Negeri 2 Kota Pekalongan, mengaku senang dengan adanya program MBG selama Ramadhan.

“Alhamdulillah, masih bisa dapat paket MBG meski puasa. Menunya enak, bergizi, dan cukup untuk berbuka. Jadi, kami bisa menghemat uang jajan dan menabung,” ungkapnya.

Keberlanjutan program MBG ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan dan pemenuhan gizi siswa, terutama di bulan penuh berkah ini.

"Kami berharap, program ini bisa diperluas ke lebih banyak sekolah di seluruh wilayah Pekalongan dan sekitarnya," harapnya. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#kota pekalongan #MGBK #Makan Bergizi Gratis