Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Wawalkot Balgis di PORSEMA XIII, Menang Itu Penting, Tapi Karakter Lebih Utama

Lutfi Hanafi • Minggu, 3 Agustus 2025 | 22:48 WIB
SAMBUT - , Wakil Wali Kota Pekalongan Hj Balgis Diab saat hadir langsung dalam pembukaan PORSEMA XIII pada Sabtu (2/8/2025) di Lapangan SMK Syafi’ Akrom.
SAMBUT - , Wakil Wali Kota Pekalongan Hj Balgis Diab saat hadir langsung dalam pembukaan PORSEMA XIII pada Sabtu (2/8/2025) di Lapangan SMK Syafi’ Akrom.

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Semangat dan kebersamaan menyatu dalam gelaran Pekan Olahraga dan Seni Ma'arif (PORSEMA) XIII Kota Pekalongan.

Acara tersebut secara resmi dibuka pada Sabtu 2 Agustus 2025 di Lapangan SMK Syafi’ Akrom.

Hadir sebagai inspektur upacara sekaligus membuka acara, Wakil Wali Kota Pekalongan Hj Balgis Diab.

Balgis menyampaikan, PORSEMA merupakan ajang penting yang bukan hanya mencetak prestasi, tapi juga membentuk karakter dan mempererat silaturahmi antar pelajar madrasah. 

Dalam amanatnya, Balgis menegaskan, PORSEMA XIII adalah ruang untuk tumbuh dan belajar.

Ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kegiatan ini sebagai kesempatan memperluas pengalaman, bukan sekadar mengejar juara.

“Yang belum menang, tetap semangat. Yang sudah juara, jangan cepat puas. Teruslah berlatih dan tingkatkan kemampuan agar bisa melaju ke ajang yang lebih tinggi,” pesannya.

Acara pembukaan ini juga dihadiri oleh berbagai tokoh penting seperti Kepala Kantor Kemenag Kota Pekalongan Kasiman Deski, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Mabruri, dan Ketua LP Ma'arif NU Kota Pekalongan.

Kehadiran mereka menandai pentingnya sinergi antara pemerintah dan lembaga pendidikan dalam mendukung pembinaan generasi muda.

Tahun ini, PORSEMA XIII Kota Pekalongan memperlombakan 52 cabang olahraga dan 48 cabang seni.

Kegiatan ini diikuti oleh 189 lembaga pendidikan Ma'arif NU dari berbagai jenjang, terdiri atas 116 Madrasah Ibtidaiyah (MI), 39 madrasah tsanawiyah (MTs), dan 34 madrasah aliyah atau SMK/SMA Ma’arif.

Ribuan pelajar terlibat dalam kompetisi yang tidak hanya bertujuan untuk menunjukkan kemampuan mereka di bidang olahraga dan seni, tetapi juga membangun semangat sportivitas dan nilai-nilai kebersamaan.

 

Selain sebagai ajang lokal, PORSEMA XIII juga menjadi tahap seleksi bagi pelajar Ma'arif NU di Kota Pekalongan menuju PORSEMA tingkat Provinsi Jawa Tengah yang digelar di Wonosobo pada September 2025.

Artinya, ajang ini memiliki arti strategis sebagai batu loncatan bagi pelajar untuk tampil di kancah yang lebih tinggi dan membawa nama baik kota serta lembaga masing-masing.

Di tingkat Jawa Tengah, PORSEMA XIII mengangkat tema besar, “Kolaborasi Membangun Generasi yang Sehat, Hebat, dan Prestasi Dahsyat untuk Nusantara yang Kuat.”

 

Tema ini dirumuskan dalam temu teknis di Hotel Muria, Semarang, yang diselenggarakan oleh LP Ma'arif NU Jateng pada 9 Juli 2025.

Tema tersebut menggambarkan, PORSEMA tidak hanya berbicara tentang kemampuan fisik atau kreativitas seni, tetapi juga tentang pembentukan karakter Aswaja, memperkuat nasionalisme, dan membangun kolaborasi lintas lembaga pendidikan di bawah naungan NU.

Melalui PORSEMA XIII, LP Ma'arif NU berupaya menciptakan wadah yang sehat dan berkelanjutan bagi pelajar untuk mengembangkan bakat, mental kompetitif, serta semangat persaudaraan.

Dengan suasana yang akrab dan kompetitif, ajang ini berhasil menunjukkan bahwa madrasah bukan sekadar lembaga pendidikan agama, tapi juga tempat lahirnya atlet, seniman, dan pemimpin masa depan. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#kota pekalongan #LP Ma'arif #Porsema #kemenag