Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Mahasiswa UMKABA Ajak Warga Rejosari Barat Hidup Ramah Lingkungan

Lutfi Hanafi • Minggu, 10 Agustus 2025 | 06:50 WIB
KOMPAK - Seluruh Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendal Batang, dosen pembimbing dan pemdes Rejosari Tersono berfoto bersamausia seminar.
KOMPAK - Seluruh Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendal Batang, dosen pembimbing dan pemdes Rejosari Tersono berfoto bersamausia seminar.

METROPEKALONGAN.COM, Batang – Suasana Balai Desa Rejosari Barat, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, pada Kamis 7 Agustus 2025 kemarin berbeda dari biasanya.

Puluhan warga, terdiri atas ibu-ibu PKK hingga anggota Karang Taruna, memenuhi ruangan.

Mereka datang bukan sekadar untuk berkumpul, melainkan mengikuti seminar perilaku ramah lingkungan yang menjadi bagian dari program KKN Tematik Universitas Muhammadiyah Kendal Batang (UMKABA) 2025.

Seminar ini digagas oleh 20 mahasiswa KKN Tematik yang telah berada di desa sejak awal Juli.

Mereke pendampingan Prasetyawan Aji Sugiharto, M.Pd., kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris UMKABA sekaligus Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

Kegiatan ini mengusung misi menumbuhkan literasi hijau agar masyarakat mampu memahami sekaligus mempraktikkan perilaku peduli lingkungan.

"Desa Rejosari Barat kami pilih karena masih menghadapi tantangan literasi lingkungan dan minim inovasi sosial. KKN ini diharapkan menjadi wadah kontribusi nyata mahasiswa," ujar Prasetyawan Aji Sugiharto saat ditemui, Sabtu 9 Agustus 2025.

Hadir sebagai narasumber, Halim Ahmad, S.Pt. dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Batang menyampaikan, materi mulai dari urgensi pengelolaan sampah, bahaya sampah bagi kesehatan, hingga undang-undang pengelolaan sampah.

Warga juga diperkenalkan pada jenis-jenis sampah, baik tradisional maupun modern, serta strategi penanganannya.

 

"Kalau semua warga mau bergerak bersama, saya yakin Rejosari Barat bisa jadi desa yang bersih dan sehat," pungkas Prasetyawan Aji Sugiharto.

Kepala Desa Rejosari Barat, Widiyono, S.H., menyambut positif program ini.

"Kami sangat mendukung. Desa menyediakan fasilitas, perizinan, dan membantu mempromosikan acara ini agar lebih banyak warga terlibat," tuturnya.

 

Antusiasme warga terlihat jelas. Mereka mengaku baru mengetahui detail bahaya plastik sekali pakai.

"Ternyata sampah plastik butuh ratusan tahun terurai. Saya jadi ingin mulai mengurangi penggunaannya," ujar salah satu warga.

Selain seminar lingkungan, mahasiswa KKN UMKABA juga menyiapkan sejumlah kegiatan, di antaranya, Pemberdayaan UMKM melalui pelatihan digital marketing dan manajemen usaha.

 

Kampanye hijau bersama warga untuk mengajak memilah sampah dan menanam pohon.

Dan melakukan optimalisasi perpustakaan desa sebagai pusat literasi berkelanjutan.

Program ini merupakan bagian dari skema Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) tahun 2025.

Dukungan penuh juga datang dari LPPM UMKABA yang membina dosen dan mahasiswa untuk menyusun program berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Target utamanya adalah terciptanya perubahan perilaku masyarakat, mulai dari kebiasaan memilah sampah, mengurangi plastik, hingga menjaga kebersihan lingkungan.

Harapan lain, desa dapat menjadi contoh penerapan literasi hijau di tingkat lokal, dan mahasiswa memperoleh pengalaman berharga untuk bekal pengabdian di masa depan. (han/web/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#Tersono #dinas lingkungan hidup #Universitas Muhammadiyah Kendal Batang #sampah