METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Suasana ceria mewarnai halaman TK Islam Nusantara, Pekalongan Barat, Selasa 12 Agustus 2025.
Anak-anak berseragam rapi menyambut kedatangan Bunda PAUD Kota Pekalongan Hj Inggit Soraya, yang hadir bukan sekadar berkunjung, tetapi membawa kabar gembira bahwa program Makanan Bergizi Gratis (MBG) akan menjangkau seluruh sekolah di Kota Pekalongan.
Kunjungan ini merupakan bagian dari Program Dolan PAUD yang sudah bergulir sejak 2021.
Kali ini, fokus utamanya adalah diskusi terbuka bersama guru, pengelola sekolah, dan pihak terkait mengenai pelaksanaan MBG.
Menurut Inggit, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada distribusi makanan, tetapi juga pada inovasi dan evaluasi berkelanjutan.
“Program ini baik sekali, tapi di lapangan pasti ada kendala. Kita duduk bersama, berbagi masukan, mencari solusi, agar MBG bisa merata, tidak mubazir, dan benar-benar disukai anak-anak,” jelasnya.
Inggit menekankan, menu makanan harus memperhatikan gizi sekaligus selera anak, yang tentu berbeda antara PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA.
Ia ingin memasukkan dari para guru untuk memastikan setiap hidangan tepat sasaran sesuai umur penerima manfaat.
Turut hadir M Noor Faishal Zakiy, Koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Krapyak, Pekalongan Utara.
Ia menjelaskan, sesuai arahan Presiden, penerima MBG mencakup anak PAUD hingga remaja sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Untuk efektivitas distribusi, dapur-dapur MBG di Pekalongan akan mengatur mekanisme pengiriman yang menyesuaikan lokasi dan waktu aktivitas penerima manfaat.
“Bahkan bagi penerima manfaat yang beraktivitas di sore hari, kami akan menyesuaikan jadwal distribusi agar tetap tepat sasaran,” ungkap Faishal.
Diskusi hangat di TK Islam Nusantara ini menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh sekolah di Kota Pekalongan bisa merasakan manfaat MBG.
Harapannya, anak-anak tumbuh sehat, cerdas, dan siap menjadi generasi unggul masa depan. (han/ida)
Editor : Ida Nor Layla