Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

KKN UMKABA 2025 Ajak UMKM Rejosari Barat Kuasai Pasar Digital

Lutfi Hanafi • Selasa, 19 Agustus 2025 | 03:56 WIB
BERFOTO BERSAMA - Usai pelatihan 15 pelaku UMKM dari Rejosari Barat Tersono berfoto Bersama dengan Tim KKN Tematik UMKABA Tahun 2025 di Aula Taman Desa, pada Jumat (15/8/2025).
BERFOTO BERSAMA - Usai pelatihan 15 pelaku UMKM dari Rejosari Barat Tersono berfoto Bersama dengan Tim KKN Tematik UMKABA Tahun 2025 di Aula Taman Desa, pada Jumat (15/8/2025).

METROPEKALONGAN.COM, Batang – Aula Taman Desa Rejosari Barat, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, Jumat 15 Agustus 2025, tampak ramai dipenuhi pelaku UMKM setempat.

Sebanyak 15 warga mengikuti seminar bertajuk “Digital Marketing: Strategi Jitu Pemasaran Produk UMKM di Era Modern” yang digelar oleh Tim KKN Tematik Universitas Muhammadiyah Kendal Batang (UMKABA) Tahun 2025.

Acara ini digelar untuk menjawab tantangan pelaku UMKM yang selama ini masih terbatas dalam hal pemasaran.

Melalui pelatihan digital marketing, mahasiswa KKN UMKABA ingin mendorong agar produk-produk lokal Rejosari Barat bisa lebih dikenal luas, bahkan menembus pasar online.

Prasetyawan Aji Sugiharto, M.Pd., Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN UMKABA 2025, menuturkan bahwa seminar ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat desa.

Program ini merupakan program pemberdayaan masyarakat oleh mahasiswa yang didanai oleh DPPM tahun 2025.

Digital marketing dipilih karena paling relevan dengan kebutuhan masyarakat.

UMKM di Rejosari Barat punya potensi besar, hanya saja perlu dorongan dalam pemasaran modern.

“Harapannya, kegiatan ini bisa mendukung kemandirian ekonomi desa,” ujarnya, pada Minggu 18 Agustus 2025.

 

Dalam seminar ini, panitia menghadirkan narasumber Ayu Tri Yuniar dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Batang.

Ia menyampaikan pentingnya legalitas usaha bagi pelaku UMKM, sekaligus memberikan pelatihan dasar digital marketing, strategi media sosial, content marketing, hingga cara memanfaatkan marketplace dan e-commerce.

“UMKM harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Pemasaran digital bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan agar produk bisa bertahan di tengah persaingan,” jelas Ayu.

Namun, tantangan literasi digital masih dirasakan warga. Hal ini disampaikan Khairani Arum Marthaliana, Ketua Tim KKN UMKABA 2025.

Literasi digital masyarakat desa masih rendah, ditambah keterbatasan modal dan waktu.

Dengan digital marketing, UMKM desa bisa meningkatkan visibilitas, memperluas pasar, serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. 

“Kami siap melakukan pendampingan, termasuk membantu pemasaran bersama lewat platform digital,” tegas Khairani.

Program ini juga mendapatkan dukungan dari perangkat desa. Indarto, Ketua BUMDes Rejosari Barat, menilai seminar digital marketing sebagai langkah nyata untuk memperkuat UMKM lokal.

Dengan adanya seminar ini, Tim KKN UMKABA 2025 berharap masyarakat mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana pemberdayaan ekonomi.

Baca Juga: Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Turun Gunung Jual Beras Murah ke Warga

“Kami berharap UMKM desa semakin maju, mandiri, dan sejahtera. Digital marketing akan jadi bekal penting bagi warga dalam menghadapi persaingan usaha,” katanya. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#Tersono #digital marketing #marketplace #KKN Tematik #UMKABA #Universitas Muhammadiyah Kendal Batang #sosial media #Kabupaten Batang