Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Jaring Aspirasi 2025, Perbaiki Pendidikan Pekalongan Berbasis Kebutuhan Lapangan

Lutfi Hanafi • Kamis, 20 November 2025 | 02:45 WIB
DISKUSI -  Dewan Pendidikan Kota Pekalongan saat menggelar Program Jaring Aspirasi 2025, Rabu (19/11/2025). 
DISKUSI -  Dewan Pendidikan Kota Pekalongan saat menggelar Program Jaring Aspirasi 2025, Rabu (19/11/2025). 

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan - Para tokoh dunia pendidikan Kota Pekalongan berkumpul menyampaikan keluhannya dalam Program Jaring Aspirasi 2025.

Mereka datang tidak sekadar menyampaikan keluhan, tetapi membawa harapan agar pendidikan di Kota Pekalongan tumbuh lebih merata, adil, dan berpihak pada kebutuhan nyata warga.

Para tokoh yang hadir pada forum yang digelar di aula Hotel Howard Johnson Pekalongan, Rabu 19 November 2025 itu, meliputi pengawas sekolah, pengelola yayasan, organisasi masyarakat, pemerhati pendidikan, hingga perwakilan komite sekolah.

Wakil Ketua I Dewan Pendidikan Kota Pekalongan, HM Maskur Sudja menegaskan, forum ini menjadi jembatan penghubung antar pemangku kepentingan pendidikan.

“Kami ingin masukan dari lapangan agar menjadi dasar langkah perbaikan ke depan,” katanya dalam acara Program Jaring Aspirasi 2025.

Dia jelaskan, acara ini salah satu langkah strategis Dewan Pendidikan untuk memastikan kebijakan pendidikan tidak hanya disusun dari balik meja, melainkan benar-benar berangkat dari kebutuhan lapangan.

Apalagi forum tersebut juga dihadiri berbagai unsur tokoh masyarakat, mulai dari Muhammadiyah, forum komite, pengawas hingga organisasi profesi, tentu bisa memberikan gambaran masalah pendidikan agar tidak parsial.

“Kami ingin pendidikan di Kota Pekalongan berkembang berkeadilan. Aspirasi yang terkumpul akan dipetakan dan dicarikan solusi bersama,” lanjutnya.

Wakil Ketua II Dewan Pendidikan Aris Supriyanto menambahkan, Program Jaring Aspirasi 2025 kali ini, lebih besar dan komprehensif di banding tahun sebelumnya.

Tidak hanya satu isu yang dibahas, tetapi lima aspek strategis langsung diurai bersama, pemerataan layanan pendidikan, peningkatan mutu, peran komite, kolaborasi kelembagaan, hingga penguatan kualitas penyelenggaraan pendidikan.

Dewan Pendidikan berharap rumusan hasil forum tahun ini akan menjadi pijakan strategis penyusunan rekomendasi kebijakan yang tepat sasaran, inklusif, dan berkelanjutan.

Ini sejalan dengan visi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekalongan dalam pemerataan layanan pendidikan.

Lebih menggembirakan lagi, hampir 100 persen rekomendasi dari forum tahun sebelumnya berhasil direalisasikan Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan, termasuk penguatan peran komite sekolah yang kini sudah berjalan lebih masif.  

“Ini menjadi bukti bahwa suara masyarakat tidak hanya didengar, tetapi benar-benar ditindaklanjuti,” tegas Aris.

Salah satu sorotan besar tahun ini adalah penyesuaian dengan kebijakan pendidikan 13 tahun mulai PAUD hingga pra-SD.

Konsekuensinya, kebutuhan peningkatan layanan PAUD dan TK menjadi sangat mendesak, baik dalam kualitas maupun integrasi layanan.  

“Pembenahan PAUD ini memerlukan keseriusan karena menjadi fondasi besar bagi masa depan pendidikan kita,” jelasnya. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#kota pekalongan #jaring aspirasi #Dewan Pendidikan