Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Bunda PAUD Kota Pekalongan Turun Langsung, PAUD Bukan Sekadar Sekolah tapi Fondasi Peradaban

Lutfi Hanafi • Minggu, 17 Mei 2026 | 10:32 WIB
ist
CERIA - Bunda PAUD Kota Pekalongan, Inggit Soraya, dan Kepala Dindik Kota Pekalongan Mabruri saat program Dolan PAUD di di KB Sukses Degayu Pekalongan Utara.
ist CERIA - Bunda PAUD Kota Pekalongan, Inggit Soraya, dan Kepala Dindik Kota Pekalongan Mabruri saat program Dolan PAUD di di KB Sukses Degayu Pekalongan Utara.


METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Pendidikan anak usia dini di Kota Pekalongan kini terus diperkuat melalui berbagai gerakan nyata.

Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan menegaskan bahwa PAUD bukan sekadar tempat belajar sebelum masuk sekolah dasar, tetapi pondasi utama dalam membangun karakter, kecerdasan, dan masa depan generasi.

Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Sherly Imanda Hidayah, mengungkapkan Bunda PAUD Kota Pekalongan, Inggit Soraya, memiliki komitmen besar untuk memastikan seluruh anak mendapatkan hak pendidikan sejak usia dini.

Menurut Sherly, Bunda PAUD Kota Pekalongan, Inggit Soraya, meyakini setiap anak di Kota Pekalongan adalah mutiara yang harus dijaga.

Saat angka partisipasi sekolah anak usia dini masih berada di angka 91 persen, Inggit memilih bergerak aktif.

Baginya, 9 persen anak yang belum bersekolah adalah 9 persen masa depan yang harus diperjuangkan.

Di bawah kepemimpinannya, lahir gerakan Jaring AUD, yang melibatkan kader PKK, Posyandu, tenaga pendidik, dan masyarakat agar setiap balita yang terdata juga mendapat akses layanan pendidikan.

Tak hanya itu, Bunda PAUD Kota Pekalongan, Inggit Soraya, juga turun langsung ke lingkungan masyarakat melalui gerakan Kampung WAJAR, menyasar gang-gang permukiman untuk membangun kesadaran bahwa pendidikan anak adalah tanggung jawab bersama.

Bunda PAUD Kota Pekalongan, Inggit Soraya, menjelaskan, dirinya menginisiasi program Dolan PAUD, merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini melalui metode pembelajaran yang menyenangkan, interaktif, dan edukatif.

“Program Dolan PAUD mengusung konsep belajar sambil bermain agar tumbuh kembang anak bisa terstimulasi secara optimal,” ujar Inggit.

Ia menambahkan, keterlibatan para pemangku kepentingan dalam program tersebut menjadi bukti komitmen bersama dalam mendukung kemajuan pendidikan anak usia dini di Kota Pekalongan.

Sementara itu, Penilik PAUD Kota Pekalongan, Siti Nurniati, menyebut kesadaran orang tua terhadap pentingnya PAUD juga terus meningkat.

Banyak orang tua kini memilih memberi waktu belajar lebih bagi anak sebelum masuk SD demi kesiapan mental, karakter, kemandirian, dan kemampuan bersosialisasi.

Dengan berbagai inovasi yang dijalankan, Pemerintah Kota Pekalongan optimistis angka partisipasi pendidikan anak usia dini yang saat ini 91 persen dapat terus meningkat menuju 100 persen, sehingga tidak ada lagi anak yang tertinggal dalam memperoleh hak pendidikan dasar.

“Di PAUD anak belajar sambil bermain, dilatih mandiri, disiplin, dan membangun karakter sejak dini,” jelasnya. (han)

Editor : Ida Nor Layla
#Mabruri #dolan PAUD #Bunda PAUD Kota Pekalongan #Inggit Soraya