Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Prihatin Pelajar Terlibat Balap Liar, SMPN 14 Pekalongan Dukung Sosialisasi Keselamatan Tol untuk Siswa

Lutfi Hanafi • Kamis, 11 Juni 2026 | 21:26 WIB
IST
FOTO BERSAMA - Usai sosialisasi tim PBTR berfoto Bersama dengan pakar dari SMPN 14 Kota Pekalongan dan perwakilan guru, Kamis (11/6/2026).
IST FOTO BERSAMA - Usai sosialisasi tim PBTR berfoto Bersama dengan pakar dari SMPN 14 Kota Pekalongan dan perwakilan guru, Kamis (11/6/2026).

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Kekhawatiran terhadap maraknya pelajar yang masih berkeliaran di kawasan jalan tol hingga terlibat balap liar mendorong SMP Negeri 14 Kota Pekalongan mendukung penuh sosialisasi keselamatan jalan tol yang digelar PT Pemalang Batang Tol Road (PBTR). Edukasi ini dinilai penting karena sebagian siswa tinggal di sekitar kawasan Exit Tol Setono yang rawan menjadi lokasi berkumpulnya remaja.

Kepala SMPN 14 Pekalongan, Runtut Wijyasih, mengungkapkan masih ditemukan siswa yang bermain di sekitar area tol, bahkan ada yang datang menggunakan sepeda motor dan menyaksikan aksi balap liar. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena siswa SMP sejatinya belum diperbolehkan mengendarai kendaraan bermotor lantaran belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

“Anak-anak perlu memahami bahwa jalan tol bukan tempat untuk bermain maupun berkumpul. Keselamatan harus menjadi prioritas,” ujar Runtut, Kamis (11/6/2026).

Menurutnya, sekolah selama ini rutin memberikan edukasi tertib berlalu lintas bekerja sama dengan kepolisian. Penertiban juga dilakukan terhadap siswa yang kedapatan membawa motor ke sekolah, termasuk memanggil orang tua untuk diberikan pembinaan. Namun, pihak sekolah mengakui masih ada sebagian orang tua yang mengizinkan anaknya berkendara sendiri ke sekolah.

Sementara itu, siswa kelas VIII C SMPN 14 Pekalongan, Abdullah Nabil Arafif, mengaku mendapat banyak pengetahuan baru dari sosialisasi tersebut. Ia bahkan bertekad mengingatkan teman-temannya agar tidak lagi bermain atau berkumpul di kawasan jalan tol yang berisiko tinggi terhadap keselamatan.

Manager PT PBTR, Yulian Fundra Kurnianto, menjelaskan sekolah dipilih sebagai sasaran utama sosialisasi karena menjadi tempat efektif untuk menanamkan kesadaran keselamatan sejak dini. Pihaknya masih menemukan anak-anak berada di sekitar jalan tol dan khawatir fenomena tersebut dipengaruhi tren konten media sosial yang sering menampilkan aktivitas berbahaya di sekitar jalan raya.(han)

Editor : Ida Nor Layla
#smpn 14 kota pekalongan #balap liar #tol #pelajar #pekalongan