Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Dindik Kota Pekalongan Pastikan Daya Tampung SMP Berlebih, Siap Tampung Siswa dari Kabupaten Tetangga

Lutfi Hanafi • Jumat, 26 Juni 2026 | 17:30 WIB
Lutfi Hanafi/Jawa Pos Metro Pekalongan
CEK SEKOLAH - Dindik Kota Pekalongan saat tinjau hari terakhir pendaftaran sekolah di SMPN 4 Kota Pekalongan.
Lutfi Hanafi/Jawa Pos Metro Pekalongan CEK SEKOLAH - Dindik Kota Pekalongan saat tinjau hari terakhir pendaftaran sekolah di SMPN 4 Kota Pekalongan.

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Pekalongan memastikan seluruh lulusan SD yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP memiliki peluang besar untuk diterima.

Bahkan, kapasitas sekolah menengah pertama di Kota Pekalongan masih menyisakan sekitar 1.350 kursi, sehingga mampu mengakomodasi calon peserta didik dari wilayah perbatasan hingga kabupaten tetangga.

Kepala Dindik Kota Pekalongan, Mabruri, menegaskan bahwa ketersediaan daya tampung tersebut telah dihitung secara cermat sebelum pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.

"Perhitungan kami didasarkan pada jumlah lulusan SD dibandingkan dengan total kapasitas SMP negeri dan swasta di Kota Pekalongan. Dari hasil tersebut, masih terdapat surplus sekitar 1.350 kursi," ujarnya, Jumat 26 Juni 2026.

Menurutnya, perhitungan itu dilakukan tanpa memasukkan satuan pendidikan madrasah. Seluruh kebutuhan penunjang pembelajaran, mulai dari ruang kelas, meja dan kursi hingga tenaga pendidik, juga telah dipersiapkan sehingga sekolah siap menerima tambahan peserta didik.

Surplus daya tampung tersebut menjadi peluang bagi Kota Pekalongan untuk menerima lebih banyak calon murid dari daerah sekitar.

Selama ini, minat masyarakat dari wilayah perbatasan Kabupaten Pekalongan maupun Kabupaten Batang untuk bersekolah di Kota Pekalongan tergolong tinggi.

Mabruri menjelaskan, Dindik telah mengantisipasi kemungkinan adanya perbedaan jumlah pendaftar di setiap sekolah.

Ada satuan pendidikan yang diperkirakan tidak memenuhi target rombongan belajar, misalnya menargetkan tiga kelas tetapi hanya memperoleh satu kelas.

Kondisi tersebut sudah masuk dalam skenario perencanaan penerimaan peserta didik baru sehingga tidak memengaruhi daya tampung secara keseluruhan.

Melalui kesiapan tersebut, Dindik Kota Pekalongan optimistis seluruh proses penerimaan peserta didik baru dapat berjalan lancar sekaligus memberikan akses pendidikan yang lebih luas, tidak hanya bagi warga Kota Pekalongan, tetapi juga masyarakat di wilayah perbatasan yang ingin memperoleh layanan pendidikan berkualitas.

Bagi calon peserta didik dari luar Kota Pekalongan, kesempatan tetap terbuka melalui jalur prestasi maupun jalur domisili sesuai ketentuan yang berlaku.

Khusus jalur domisili, Dindik mengakomodasi sejumlah wilayah perbatasan yang secara geografis lebih dekat dengan sekolah di Kota Pekalongan.

Salah satunya adalah Kelurahan Simbang Kulon dan Simbang Wetan di Kabupaten Pekalongan yang berada di sekitar SMP Negeri 14 Pekalongan, sehingga warga setempat dapat mengikuti seleksi melalui jalur domisili.

Sementara itu, jalur prestasi dapat diikuti oleh calon peserta didik tanpa dibatasi wilayah tempat tinggal.

Dengan kapasitas yang masih longgar, Kota Pekalongan dinilai memiliki ruang yang cukup untuk menerima siswa berprestasi maupun peserta didik dari daerah sekitar sesuai ketentuan dalam SPMB. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#SPMB #Mabruri #Dindik Kota Pekalongan #pekalongan #SMPN