Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Pendidikan Olahraga Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Opini Haji Pemerintahan Politik Sosial Budaya Teknologi Wisata

MPLS di Kota Pekalongan, Ratusan Siswa Baru Diajak Tanam 1.000 Mangrove di Pesisir Degayu

Lutfi Hanafi • Jumat, 17 Juli 2026 | 14:53 WIB
TANAM BIBIT MANGROVE : Siswa baru bersama para guru menanam 1.000 bibit mangrove di kawasan Kelompok Tani Hutan (KTH) Rimba Klidungan, Kelurahan Degayu, Kecamatan Pekalongan Utara, Jumat (17/7/2026).(ist)
TANAM BIBIT MANGROVE : Siswa baru bersama para guru menanam 1.000 bibit mangrove di kawasan Kelompok Tani Hutan (KTH) Rimba Klidungan, Kelurahan Degayu, Kecamatan Pekalongan Utara, Jumat (17/7/2026).(ist)


METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Kota Pekalongan tahun ini menghadirkan cara yang berbeda dalam menyambut peserta didik baru. Tidak hanya mengenalkan ruang kelas dan lingkungan sekolah,  sebanyak 321 siswa baru SMA Negeri 1 Pekalongan diajak turun langsung ke kawasan pesisir Kelurahan Degayu untuk menanam mangrove sebagai bentuk pembelajaran mencintai lingkungan sejak hari pertama bersekolah.

Siswa baru bersama para guru menanam 1.000 bibit mangrove di kawasan Kelompok Tani Hutan (KTH) Rimba Klidungan, Kelurahan Degayu, Kecamatan Pekalongan Utara, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari MPLS berbasis aksi nyata yang menggabungkan pendidikan karakter dengan kepedulian terhadap lingkungan pesisir.

Wakil Kepala SMA Negeri 1 Pekalongan Bidang Kesiswaan, Eko Budi Santoso, mengatakan kegiatan ini dirancang agar siswa tidak hanya mengenal budaya sekolah, tetapi juga memahami potensi sekaligus tantangan lingkungan yang dimiliki Kota Pekalongan.

Baca Juga: Jalur Daop 4 Semarang Tawarkan Perjalanan Ramah, Nyaman dengan Panorama Memikat, Bule Makin Suka Naik Kereta Api

Baca Juga: Pemkot dan Kampus Bersinergi Buka Asa Pencari Kerja, Job Fair IWIMA 2026 Sediakan Ratusan Peluang Kerja

"Kami ingin anak-anak memiliki wawasan lingkungan sekaligus mencintai Kota Pekalongan. Sebagai sekolah Adiwiyata Mandiri, kami ingin kepedulian itu diwujudkan melalui aksi nyata dengan menanam 1.000 pohon mangrove," ujarnya.

Menurut Eko, penanaman mangrove dipilih karena memiliki manfaat besar bagi kawasan pesisir. Selain membantu mengurangi abrasi, mangrove juga berfungsi menjaga keseimbangan ekosistem pantai, menjadi habitat berbagai biota, serta mendukung upaya penyerapan karbon.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut terlaksana berkat kolaborasi antara SMA Negeri 1 Pekalongan dengan Mercy Corps Indonesia yang memberikan dukungan bibit mangrove sekaligus pembiayaan kegiatan. Program ini juga didukung Dinas Lingkungan Hidup Kota Pekalongan, Kecamatan Pekalongan Utara, dan Pemerintah Kelurahan Degayu.

Baca Juga: Berkat Rekaman CCTV,Terduga Pelaku Kasus Penganiayaan Dengan Sajam Diamankan

Baca Juga: Keseruan MPLS di Pemalang, Siswa Bawa Pulang Helm Gratis

Komitmen sekolah terhadap pelestarian lingkungan tidak berhenti pada kegiatan penanaman. Kelompok pecinta alam SMA Negeri 1 Pekalongan, Wanalana, akan melakukan pemantauan secara berkala setiap dua pekan selama satu tahun untuk memastikan tingkat keberhasilan hidup bibit mangrove yang ditanam.

"Kami menargetkan tingkat keberhasilan hidup mangrove bisa mencapai sekitar 90 persen. Karena itu, setelah ditanam tetap akan dilakukan perawatan dan pemantauan secara rutin," jelas Eko.

Camat Pekalongan Utara, M. Ainur Rofiq, mengapresiasi keterlibatan para pelajar dalam menjaga kawasan pesisir. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk edukasi yang efektif karena siswa tidak hanya menerima materi di dalam kelas, tetapi juga terlibat langsung dalam aksi pelestarian lingkungan.

"Kami berharap kepedulian terhadap lingkungan ini terus tumbuh hingga mereka dewasa. Semoga semakin banyak sekolah yang ikut berpartisipasi menanam mangrove sebagai upaya menjaga pesisir Kota Pekalongan," katanya.

Semangat menjaga lingkungan juga dirasakan para siswa baru. Salah satunya M. Rangga Adi Putra yang mengaku mendapatkan pengalaman berharga karena baru pertama kali menanam mangrove.

Ia berharap pohon yang ditanam bersama teman-temannya dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat di masa mendatang.

"Seru dan menjadi pengalaman baru bagi saya. Semoga mangrove yang kami tanam bisa tumbuh besar dan membantu mencegah banjir rob serta menjaga lingkungan pesisir," ungkap Rangga.(han/dit)

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
Sumber : metropekalongan.com
SMAN 1 Kota Pekalongan manggrove mpls Degayu