Jangan Salah, Kuliah Farmasi Bukan Melulu Belajar Obat, UM Bandung Punya Keunggulan Lain

Nanang Rendi Ahmad • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 16:53 WIB
Dok. Prodi Farmasi Universitas Muhammadiyah Bandung.
Dok. Prodi Farmasi Universitas Muhammadiyah Bandung.

METROPEKALONGAN.COM - Memilih program studi bukan sekadar menentukan tempat kuliah, tetapi juga menjadi langkah awal dalam menyiapkan masa depan. Di tengah meningkatnya kebutuhan tenaga kesehatan profesional, Program Studi (Prodi) Farmasi Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung hadir sebagai salah satu pilihan yang layak dipertimbangkan bagi calon mahasiswa yang ingin berkarier di dunia kefarmasian.

Meski baru berusia satu dekade, UM Bandung terus menunjukkan perkembangan yang pesat. Kampus yang berdiri pada 2016 ini telah memiliki lima fakultas, 18 program sarjana, dua program magister, serta Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA).

Pencapaian akreditasi institusi "Baik Sekali" dari BAN-PT pada 2024 menjadi bukti komitmen kampus dalam menjaga mutu pendidikan.

Di antara berbagai program studi yang dimiliki, Prodi Farmasi menjadi salah satu yang konsisten diminati calon mahasiswa.

Peminatnya tidak hanya berasal dari Bandung dan Jawa Barat, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.

Hal ini didukung oleh kurikulum yang adaptif, fasilitas laboratorium modern, serta prospek karier lulusan yang sangat luas.

Ketua Prodi Farmasi UM Bandung Mutiara Imansari menjelaskan, mahasiswa Farmasi tidak hanya mempelajari obat-obatan tetapi juga memahami seluruh proses kefarmasian.

Mulai dari penemuan, formulasi, produksi, distribusi, hingga penggunaan obat secara efektif, aman, dan rasional.

"Mahasiswa belajar bagaimana obat ditemukan, diformulasikan, diproduksi, didistribusikan, hingga digunakan secara efektif, aman, dan rasional oleh pasien. Tujuan akhirnya adalah memastikan obat benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya, Rabu (22/7/2026).

Menurutnya, lulusan Farmasi memiliki peluang karier yang sangat terbuka. Selain menjadi apoteker di rumah sakit maupun apotek, alumni juga dapat berkiprah di industri farmasi, kosmetik, pangan, laboratorium, lembaga penelitian, BPOM, Kementerian Kesehatan, dinas kesehatan, hingga menjadi akademisi maupun membangun usaha di bidang kesehatan.

Keunggulan lain Prodi Farmasi UM Bandung terletak pada kurikulum berbasis kompetensi yang didukung dosen berpengalaman dan fasilitas pembelajaran yang terus berkembang.

Tak hanya mengasah kemampuan akademik dan keterampilan praktis, proses pendidikan juga mengintegrasikan nilai-nilai Al-Islam Kemuhammadiyahan sehingga mahasiswa dipersiapkan menjadi tenaga kesehatan yang profesional, berintegritas, dan menjunjung tinggi etika profesi.

Dok. Universitas Muhammadiyah Bandung.
Dok. Universitas Muhammadiyah Bandung.

Pengalaman tersebut dirasakan langsung oleh Surya Khairul Rizky, mahasiswa Farmasi angkatan 2023. Ia mengaku mendapatkan lebih dari sekadar ilmu selama menempuh pendidikan di UM Bandung.

"Kuliah di UM Bandung itu benar-benar keputusan yang tepat buat saya. Saya tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi pengalaman organisasi, lingkungan yang suportif, dan dosen-dosen yang selalu mendorong mahasiswa untuk berkembang," katanya.

Meski perkuliahan Farmasi memiliki ritme yang padat dengan praktikum beberapa kali dalam sepekan, Surya menilai suasana belajar yang kondusif membuat setiap proses terasa lebih menyenangkan.

Menurutnya, laboratorium yang terus diperbarui dengan peralatan modern juga menjadi nilai tambah karena memberi pengalaman praktik yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Dengan kombinasi kurikulum yang mengikuti perkembangan industri, tenaga pengajar berpengalaman, fasilitas laboratorium yang representatif, serta penguatan karakter, Prodi Farmasi UM Bandung terus berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap bersaing dan berkontribusi di dunia kesehatan. Tak heran jika program studi ini menjadi salah satu destinasi favorit bagi calon mahasiswa yang ingin membangun karier di bidang kefarmasian. (web/nra)

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
Sumber : Metro Pekalongan
Prodi Farmasi Universitas Muhammadiyah Bandung Kuliah Farmasi UM Bandung keunggulan prodi farmasi UM Bandung