METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Pembangunan Gedung Pondok Pesantren Darul Ikhsan Putri Pekalongan resmi dimulai melalui peletakan batu pertama yang berlangsung bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kelurahan Gamer, Minggu malam, (23/8/2026).
Wali Kota Pekalongan H. A. Afzan Arslan Djunaid atau Aaf yang hadir dalam kegiatan tersebut menilai pembangunan pesantren putri bukan semata-mata penambahan fasilitas pendidikan.
Lebih dari itu, keberadaan pesantren diharapkan menjadi bagian dari investasi jangka panjang dalam membentuk generasi penerus yang memiliki ilmu sekaligus akhlak.
Aaf hadir bersama jajaran Forkopimda, para habaib, kyai, serta keluarga besar Pondok Pesantren Darul Ikhsan. Ia menyampaikan apresiasi atas dimulainya pembangunan gedung yang akan menjadi ruang pendidikan dan pembinaan bagi para santriwati.
“Pembangunan Pondok Pesantren Darul Ikhsan Putri ini bukan sekadar membangun gedung, tetapi membangun masa depan generasi penerus,” kata Aaf.
Menurutnya, pesantren memiliki posisi penting dalam memberikan pendidikan keagamaan sekaligus membentuk karakter anak-anak dan generasi muda.
Baca Juga: Rayakan HUT, TNI Gandeng Polri dan Pemkot Pekalongan Bersih-Bersih Gereja
Baca Juga: Mau Usaha Kue dan Roti, Pelatihan Gratis Ini Bisa Jadi Jalan Keluar
Karena itu, Pemerintah Kota Pekalongan mendukung keberadaan dan pengembangan lembaga pendidikan keagamaan sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademis, tetapi juga mempunyai nilai moral dan akhlak yang kuat.
Aaf berharap pembangunan Pondok Pesantren Darul Ikhsan Putri nantinya melahirkan santriwati yang berilmu, berakhlak mulia, mencintai Rasulullah SAW, serta mampu memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
“Semoga pesantren ini menjadi tempat lahirnya generasi yang berilmu, berakhlak mulia, cinta kepada Rasulullah SAW, serta memberikan manfaat bagi umat dan Kota Pekalongan,” ujarnya.
Momentum Maulid Nabi, lanjut Aaf, juga seharusnya tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Peringatan tersebut perlu menjadi pengingat bagi masyarakat untuk menerapkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: Tidak Sekedar Praktis, Potongan QRIS kini 0 Persen, UMKM Untung
Baca Juga: Kekerasan di SMP Pemalang, 17 Saksi Diperiksa
Ia pun berharap proses pembangunan gedung pesantren berjalan lancar dan mendapat keberkahan.
Setelah selesai, fasilitas tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pendidikan dan pembinaan para santriwati.
“Mudah-mudahan pembangunan berjalan lancar, mendapatkan keberkahan, dan kelak melahirkan banyak santriwati yang tidak hanya cerdas secara keilmuan, tetapi juga kokoh akhlaknya dan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat,” pungkas Aaf.(han)
Editor : Adityo Dwi RiyantotoSumber : metropekalongan.com