METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Kemajuan pendidikan anak usia dini tidak bisa dilepaskan dari peran guru yang setiap hari mendampingi tumbuh kembang anak.
Karena itu, Pemerintah Kota Pekalongan menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dalam meningkatkan kualitas pendidikan PAUD sekaligus memperkuat dukungan terhadap para pendidiknya.
Komitmen tersebut disampaikan Bunda PAUD Kota Pekalongan, Inggit Soraya, dalam puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kota Pekalongan di GOR Jetayu, Minggu (11/10/2026).
Mengusung tema “Nyalakan Asa, Wujudkan Pengakuan dan Kesetaraan Guru PAUD”, peringatan ini menjadi momentum untuk kembali menyoroti pentingnya peningkatan kompetensi, kesejahteraan, serta pengakuan terhadap profesi guru pendidikan anak usia dini.
Inggit menegaskan, pendidikan PAUD merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi masa depan. Pada tahap inilah anak mulai mengenal lingkungan, mengembangkan kemampuan dasar, membangun karakter, serta belajar berinteraksi dengan orang lain.
Baca Juga: Dinkes Kota Pekalongan Keliling Buru TBC, Pakai X-Ray Portable
Baca Juga: Seram! Tanah Kota Pekalongan Turun 33 Cm Sejak 2020
Menurutnya, kualitas pendidikan anak usia dini perlu diimbangi dengan dukungan berkelanjutan kepada para pendidik. Guru PAUD membutuhkan ruang untuk berkembang, meningkatkan kemampuan, dan memperoleh pengakuan atas peran pentingnya dalam dunia pendidikan.
“Pemerintah Kota Pekalongan tentu akan terus berkomitmen untuk bersinergi mendukung kemajuan pendidikan anak usia dini,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Inggit juga memberikan apresiasi kepada para guru PAUD yang terus menunjukkan dedikasi dan kreativitas dalam menjalankan tugasnya.
Semangat itu terlihat melalui rangkaian kegiatan jalan sehat dan gelar karya inovasi media pembelajaran yang turut memeriahkan peringatan HUT HIMPAUDI.
Gelar karya tersebut menjadi ruang bagi para pendidik untuk memperlihatkan ide dan kreativitas dalam mengembangkan media pembelajaran.
Inovasi semacam ini dinilai penting agar proses belajar anak semakin menarik, sesuai kebutuhan perkembangan usia, dan mampu mengikuti dinamika dunia pendidikan.
Baca Juga: Pekalongan Bidik Turnamen Padel Nasional Berhadiah Rp1 Miliar
Baca Juga: 418 Posyandu Kota Pekalongan Ditargetkan Terapkan 6 SPM
Lebih dari sekadar perayaan hari jadi, HUT ke-21 HIMPAUDI diharapkan menjadi penguat semangat para pendidik untuk terus berkolaborasi dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini di Kota Pekalongan.
Inggit berharap HIMPAUDI semakin maju dan tetap menjadi wadah yang solid bagi para guru serta tenaga kependidikan PAUD.
Melalui organisasi tersebut, para pendidik diharapkan dapat saling berbagi pengalaman, memperluas wawasan, dan mengembangkan praktik pembelajaran yang lebih baik.
Sinergi antara pemerintah daerah, HIMPAUDI, pendidik, dan masyarakat, sebut Inggit, diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Dengan pendidik yang semakin berkualitas dan mendapat dukungan memadai, pendidikan anak usia dini di Kota Pekalongan diharapkan semakin maju dan mampu menyiapkan generasi yang cerdas, sehat, serta berkarakter.(han)
Editor : Adityo Dwi RiyantotoSumber : metropekalongan.com