Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Turnamen Sepakbola Wanita di Pemalang Terinspirasi dari Batang, RB Beri Apresiasi

Riyan Fadli • Minggu, 3 Desember 2023 | 02:43 WIB
Dewan Pakar PKS Rizal Bawazier saat meninjau turnamen sepakbola wanita di Pemalang. (istimewa)
Dewan Pakar PKS Rizal Bawazier saat meninjau turnamen sepakbola wanita di Pemalang. (istimewa)

PEMALANG, METROPEKALONGAN.COM - Sebuah turnamen sepakbola wanita yang digelar oleh Ikatan Pemuda Penggiat Olahraga (IPPO) Desa Wanarata, Kabupaten Pemalang, mendapat apresiasi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Dewan Pakar PKS Rizal Bawazier, yang juga calon legislatif dari Dapil X Jateng, mengunjungi turnamen tersebut pada hari Sabtu (2/12/2023).

Ia menyaksikan pertandingan antara Wanarata FC dan Galanita, yang berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Wanarata FC.

Rizal Bawazier mengatakan bahwa ia terkesan dengan turnamen sepakbola wanita ini. Ia menilai bahwa sepakbola wanita memiliki potensi untuk berkembang dan memberikan hiburan bagi masyarakat.

"Meski terlihat mainnya lembut, ternyata tegang juga. Saya kira sepakbola ini bisa dikembangkan. Saya pikir cuma sedikit yang nonton, ternyata antusiasmenya luar biasa. Warga yang nonton tadi juga banyak," ujarnya.

Harapannya, dari turnamen ini akan lahir atlet-atlet sepakbola wanita yang bisa berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Malik juga mengapresiasi IPPO sebagai penyelenggara turnamen yang telah berinisiatif untuk menggelar kegiatan positif bagi kaum hawa.

Turnamen IPPO Woman Exhibition Football ini diikuti oleh delapan klub sepakbola wanita dari dalam dan luar kota. Berlangsung setiap Sabtu dan Minggu, mulai dari tanggal 2 Desember hingga 23 Desember 2023.

Slamet Heri Setiawan, ketua panitia turnamen, mengatakan, ide turnamen ini muncul dari inspirasinya saat melihat sepakbola wanita di Batang.

Menurutnya sepakbola wanita lebih minim konflik dan lebih menjunjung sportivitas.

"Salah satunya karena sepak bola wanita yang akhir-akhir ini booming, saya lihat bagus sekali. Minim sekali akan keributan. Yang utama, menjalin silaturahmi," katanya.

Bahkan, kata Slamet, peminat peserta turnamen ini sangat tinggi, meskipun hanya lewat media sosial pengumumannya.

Ia berharap bahwa turnamen ini bisa menjadi agenda tahunan dan menjadi wadah untuk mengembangkan sepakbola wanita di daerah.

Kepala Desa Wanarata, Elok Rachmawati juga mengapresiasi kegiatan itu. Ia mengaku terinspirasi dengan ajang pertandingan sepakbola wanita itu.

Elok berencana untuk mengadakan turnamen serupa untuk wanita atau ibu-ibu di desanya.

"Sebelumnya ada turnamen sepakbola itu Kades Cup, pesertanya laki-laki, tapi biasanya berantem. Kalau ini tadi tidak. Mungkin setelah ini Kades Cup juga bisa untuk wanita atau ibu-ibu," pungkasnya. (yan/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#pemalang #malik bawazier #Sepakbola Wanita