KAJEN, METROPEKALONGAN.COM - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Pekalongan terus memompa pergerakan mesin partai jelang Pemilu 2024 yang tinggal sebulan lagi.
Mereka mengklaim hingga saat ini semua lini PAN mulai level ranting hingga DPD masih solid untuk memenangkan para calon-calon legislatif (caleg) mereka.
Ketua DPD PAN Kabupaten Pekalongan Candra Saputra mengatakan, pada Pemilu 2024 nanti pihaknya membidik target enam kursi. Ini agar PAN mendapat jatah kursi pimpinan DPRD Kabupaten Pekalongan.
“Iya, kami bertekad mengulang capaian pada Pemilu 2009 lalu. Saat itu kami memperoleh enam kursi dan bisa menempatkan satu orang wakil kami di kursi pimpinan,” ujarnya saat ditemui METROPEKALONGAN.COM , Kamis (11/1/2024).
Candra mengklaim target enam kursi di Pemilu 2024 ini realistis. Menurutnya kondisi peta politik di Kabupaten Pekalongan saat ini memungkinkan pihaknya membidik target tersebut. Apalagi melihat kekuatan internal PAN kali ini.
“Kami juga tidak mau menargetkan terlalu besar. Realistis saja. Karena kalau terlalu besar tapi caleg kami tidak kuat maka hanya akan jadi mimpi di siang bolong,” ucapnya.
Melihat kekuatan internal PAN saat ini, menurut Candra juga masih realistis untuk meletakkan target satu kursi per daerah pemilihan (dapil) di Kabupaten Pekalongan.
Kecuali di Dapil III yang pada Pemilu 2019 lalu malah memperoleh dua kursi.
“Jadi Pemilu 2024 nanti kami target per dapil satu kursi, kecuali Dapil III yang semoga bisa tetap bertahan dengan dua kursi. Sementara di Dapil I dan V yang pada Pemilu 2019 sempat kosong, akan kami perkuat. Saya lihat para caleg di dua dapil ini sudah bekerja secara maksimal,” paparnya.
Dalam tiga pemilu terakhir (2009, 2014, dan 2019) perolehan kursi PAN di Kabupaten Pekalongan selalu berada di posisi papan tengah.
Pada 2009, PAN memperoleh enam dari 45 kursi di antara tujuh partai lain.
Lalu pada 2014 perolehan kursi PAN justru turun–meski tidak signifikan–menjadi empat kursi di antara delapan partai lain.
Kemudian pada 2019 PAN hanya mampu bertahan di empat kursi, di antara enam partai lain.
Sebenarnya kalau di antara daerah lain di Jawa Tengah, PAN Kabupaten Pekalongan ini masuk kategori mending, karena selalu mendapatkan jatah fraksi di DPRD.
Tahun 2024 ini pihaknya bertekad bisa mengembalikan dua kursi yang hilang dari Pemilu 2009 agar trend perolehan kursi PAN di Kabupaten Pekalongan bisa terjaga.
“Sebulan ke depan ini waktu yang krusial, para caleg sedang terus melakukan maintenance
di dapil mereka masing-masing. Terkait siapa yang nantinya akan keluar sebagai caleg terpilih, itu bergantung pada kerja keras mereka di waktu-waktu krusial ini,” tandasnya. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla