METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Masuk musim penghujan dan ancaman banjir, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekalongan sudah mitigasi wilayahnya, agar saat pencoblosan pada 14 Februari mendatang lancar.
“Kami sudah mitigasi terkait lokasi TPS yang rawan terdampak banjir rob. Kami pindahkan dan sebagian ada yang dibuat model TPS panggung," kata Kepala Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (Kadiv Sosdiklih, Parmas, dan SDM) KPU Kota Pekalongan, Kusnandar Bangkit pada Kamis 25 Januari 2024.
Hal ini disampaikan saat melantik dan mengambil sumpah Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kelurahan Bandengan, Kecamatan Pekalongan Utara.
Mereka ini dilantik secara serentak bersama 6.167 orang yang tersebar di 881 TPS pada 27 kelurahan. Dengan masing-masing TPS terdiri atas 7 orang KPPS yang bertugas.
"Untuk di Kelurahan Bandengan sendiri ada 18 TPS. Seperti dilihat saat ini, kondisi wilayahnya masih terendam banjir rob,” ucapnya.
Usai dilantik, para anggota KPPS diajak melakukan aksi penanaman pohon. Setiap satu orang anggota, wajib menanam satu pohon berbatang. Penanaman pohon ini merupakan simbol, mengganti kayu yang digunakan dalam proses pemilu untuk keperluan logistik. Terutama untuk kertas suara yang digunakan.
“Pohon bisa ditanam di sekitar TPS setempat masing-masing,” ucapnya.
Sehingga jumlah pohon yang ditanam di Kota Pekalongan ada 6.167 pohon sesuai dengan jumlah KPPS yang dilantik.
Harapannya, selain memperbaiki lingkungan menjadi asri, terlebih di wilayah Bandengan ini terendam air rob, sehingga dengan penanaman ini bisa menggantikan jumlah pohon disini yang sebagian besar banyak yang mati karena rob.
Lurah Bandengan, Rusman Aji menyambut baik adanya pelantikan 6.167 anggota KPPS yang dilakukan KPU Kota Pekalongan dalam mensukseskan pesta demokrasi 2024 pada 14 Februari 2024.
“Di wilayah Bandengan, sudah 10 hari ini memang kondisinya masih terendam air rob dengan ketinggian rata-rata 10-45 cm,” terangnya.
Dengan kondisi tersebut, tentunya pihaknya turut dalam persiapan pencoblosan. Terutama pemilihan lokasi TPS. Yang mana memang sebagian besar dibuat panggung. Namun di lokasi tertentu, ada wilayahnya yang kering dan aman dari banjir.
“Tidak semua wilayah terendam rob, ada yang bagian kering. Semua sudah kami mitigasi agar coblosan lancar,” tutupnya. (han/ida)
Editor : Ida Nor Layla