METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Sebanyak 2.152 orang Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan diperbantukan melakukan pengamanan Pemilu 2024 ini. Mereka akan memperkuat tugas aparat kepolisian.
“Sebanyak 2.152 Satlinmas ini kami serahkan kepada Kapolres Pekalongan Kota selaku Bawah Kendali Operasi Gelaran Pemilu 2024,” kata Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid Selasa 6 Februari 2024.
Penyerahan Satlinmas dilakukan pada Apel Gelar Pasukan Serah Terima Bawah Kendali Operasi (BKO) Anggota Satlinmas Kota Pekalongan kepada Polres Pekalongan Kota dalam Rangka Pengamanan Penyelenggaraan Pemilu Serentak tahun 2024 di Lapangan Mataram Kota Pekalongan.
Dijelaskan wali kota, Satlinmas merupakan bagian terintegrasi dari aparat keamanan lainnya. Lembaga aparatur keamanan ini memiliki peran penting dalam mengawal keberlangsungan demokrasi melalui pengamanan dan penertiban proses Pemilu 2024.
“Guna mengoptimalkan peran sesuai tupoksi, segenap unsur yang terlibat diperlukan koordinasi, integrasi, dan sinkronisasi. Baik secara vertikal maupun horizontal bersama instansi terkait,” katanya.
Karena itu, KPU, Bawaslu, TNI, Polri, Kesbangpol, Forkopimda, camat, lurah, dan lainnya diminta mengoptimalkan peran aktif masyarakat melalui tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat lainnya.
“Apel gelar pasukan ini menunjukkan kesiapan Satlinmas dalam rangka mendukung kesiapsiagaan pengamanan Pemilu 2024 baik sebelum, saat, dan setelahnya,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolres Pekalongan Kota AKBP Doni Prakoso Widamanto menerangkan, dari jumlah Satlinmas Kota Pekalongan yang diserahterimakan sebanyak 2.152 orang. Telah ditempatkan di 1.228 TPS. "Tadi sudah dilakukan pengecekan personel, sarana dan prasarananya. Semua sudah siap,” jelasnya.
Pihaknya berharap, pelaksanaan Pemilu 2024 berjalan lancar, baik, dan kondusif. Karena itu, dilakukan persiapan khusus dengan membagi 3 pola tipe yaitu rawan, sedang, dan aman. Masing-masing sudah diploting dengan adanya bantuan personel dari kepolisian. “Satu personel ada yang 16 TPS, satu personel 8 TPS, dan yang kondisi rawan 1 personel 1 TPS," tutupnya. (han/ida)
Editor : Ida Nor Layla