METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan - Sebanyak 600 personel gabungan dari berbagai instansi diturunkan untuk mengamankan tahapan penting Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Yakni dalam proses pencoblosan dan penghitungan suara.
Mereka terdiri atas jajaran kepolisian dari Polres Pekalongan Kota, TNI Kodim 0710/Pekalongan, instansi Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan dalam hal ini petugas Satpol P3KP, BPBD, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan Satlinmas.
“Pasukan gabungan siap mengamankan tahapan Pemungutan dan Penghitungan Suara di 881 Tempat Pemungutan Suara (TPS),” kata Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid saat Apel Gelar Pasukan dalam rangka Pergeseran Pasukan (Serpas) PAM Tahapan Pungut dan Hitung Suara Pemilu 2024 di Kota Pekalongan, yang berlangsung di Lapangan Mataram Kota Pekalongan, Selasa 13 Februari 2024.
Apel Serpas Pengamanan Pemilu 2024 tersebut ditandai dengan penyematan badge secara simbolis dan pengecekan sarana prasarana (sarpras) armada PAM.
Wali kota turut didampingi Kapolres Pekalongan Kota AKBP Doni Prakoso Widamanto, Dandim 0710/Pekalongan, Letkol Inf Rizky Aditya, dan Forkopimda lainnya.
“Apel ini wujud, sinergitas yang terbangun secara baik antara semua elemen untuk menyukseskan agenda politik Pemilu 2024,” ucap wali kota.
Pasukan gabungan, kata wali kota, berkewajiban mendukung kelancaran distribusi logistik dan memastikan keamanan logistik sampai ke masing-masing TPS.
Termasuk setelah hari pencoblosan dan seluruh proses tahapan pemilu sampai selesai.
"Bagi personel pengamanan Pemilu 2024 diharapkan menjaga kesehatan. Jika capek, istirahatlah sebentar dan jangan dipaksakan," harapnya.
Baca Juga: Distribusi Logistik Pemilu di Kabupaten Batang Diundur Sehari, Ini Alasannya
Sementara itu, Kapolres Pekalongan Kota AKBP Doni Prakoso Widamanto menyebutkan, dari personel, 485 orang merupakan personel kepolisian dari Polres Pekalongan Kota.
Dan sisanya 2 pleton TNI Kodim 0710/Pekalongan, personel baik Brimob, Satpolairud masing-masing-masing 1 pleton, serta jajaran Pemerintah Kota Pekalongan.
“Setelah apel gelar pasukan ini, para personel langsung diterjunkan langsung menuju ke TPS-TPS,” ucapnya.
Sedangkan, untuk pengamanan kotak suara, sejak Sabtu 10 Februari 2024, sudah menyiagakan personel usai pergeseran logistik dari Gudang KPU menuju PPK Kecamatan. Dilanjutkan distribusi ke kelurahan dan TPS.
Berikutnya, untuk penjagaan TPS disesuaikan, mengingat pencoblosan dimulai sejak pagi. Ketika kelengkapan kotak suara bergeser dari PPK hingga TPS, akan senantiasa dilakukan pengawalan dan penjagaan ketat personel.
Personel pengamanan Pemilu 2024 ini disiagakan sampai H+3 pencoblosan Pemilu 2024.
Selain itu, Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) tetap digelar untuk mengantisipasi hal hal yang tak diinginkan.
Di antaranya kerawanan di musim penghujan, pelaksanaan kegiatan cooling system untuk menjaga kondusivitas dan keamanan di wilayah Kota Pekalongan. Mulai dari masa tenang, waktu pencoblosan, hingga masa penghitungan suara.
"Untuk anggota kami yang jaga hanya bersifat mengamankan. Jadi tidak dibekali senjata api,” tandasnya. (han/ida)
Editor : Ida Nor Layla