Pj Bupati Batang Minta Masyarakat Hormati Hasil Pemilu, Ini Hasil Perolehan Suara Sementara
Riyan Fadli• Jumat, 16 Februari 2024 | 03:22 WIB
Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki saat pencanangan kabupaten sehat di aula Bapelitbang Kabupaten Batang. (Riyan Fadli Jawa Pos Metro Pekalongan)
METROPEKALONGAN.COM, Batang - Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengingatkan masyarakat untuk menghormati hasil Pemilu 2024. Karena itu sudah menjadi pilihan rakyat.
"Saat ini kita sedang menunggu proses penghitungan suara hasil Pemilu. Apapun hasilnya, itu yang terbaik untuk bangsa Indonesia. Sebaiknya kita hormati bersama," harapnya Kamis 15 Februari 2024.
Selain itu, ia merasa bersyukur telah selesai melaksanakan pesta demokrasi. Masyarakat sudah menyalurkan hak pilih dengan harapan partisipasi tinggi. Pemilu pun berlangsung secara kondusif, tanpa ada halangan berarti.
"Alhamdulillah kita sudah selesai melaksanakan pesta demokrasi. Kemarin satu hari, saya yakin sudah berpartisipasi, baik secara pribadi maupun secara kedinasan. Saya ucapkan terima kasih karena di Kabupaten Batag pelaksanaan Pemilu kemarin berjalan dengan lancar, aman, dan tertib. Tidak ada masalah ataupun kendala yang berarti," imbuhnya.
Berdasarkan pantauan Jawa Pos Metro Pekalongan, hasil penghitungan cepat di website KPU memenangkan pasangan calon (Paslon) Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di Kabupaten Batang.
Sebanyak 60,61 persen data sudah masuk, dengan hasil 56,59 persen untuk kemenangan paslon nomor 02 atau sebanyak 63.231 suara. Data tersebut masuk per 15 Januari 2024 pukul 12.00 WIB.
Paslon 01 Anis Baswedan dan Muhaimin Iskandar mendapatkan 12,21 persen atau sebanyak 13.638 suara. Sedangkan paslon 03 Ganjar Pranowo-Mahfud MD mendapatkan suara 31,21 persen atau 34.872. Suara itu masuk dari 1.557 TPS dari total 2569 TPS.
Sedangkan untuk Pemilu Legislatif (Pileg) DPRD Kabupaten Batang, persentase suara yang masuk baru 21,14 persen atau 543 TPS. Sehingga belum bisa banyak dipetakan.
Perolehan sementara dipimpin PKB dengan 34,73 persen suara. Disusul Golkar 25,72 persen, dan PDI-P 17,04 persen. Kemudian PKS 9,97 persen. (yan/ida)