Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Ada Sinyal Partai Menengah Bakal Bentuk Koalisi Tersendiri untuk Pilkada Kabupaten Pekalongan

Nanang Rendi Ahmad • Selasa, 30 April 2024 | 22:01 WIB
SINYAL KOALISI: Lambang partai-partai politik poros tengah yang dikabarkan akan melakukan pertemuan untuk membahas arah dalam Pilkada Kabupaten Pekalongan 2024.
SINYAL KOALISI: Lambang partai-partai politik poros tengah yang dikabarkan akan melakukan pertemuan untuk membahas arah dalam Pilkada Kabupaten Pekalongan 2024.

 

METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Sinyal-sinyal peta koalisi dalam bursa pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Pekalongan mulai bermunculan.

Kali ini datang dari partai menengah atau poros tengah parlemen. Mereka dikabarkan akan melakukan pertemuan dan tak menutup kemungkinan akan membentuk koalisi tersendiri.

Partai menengah atau poros tengah itu yakni Partai Gerindra, PAN, PPP, dan PKS.

Hasil Pemilu 2024 lalu masing-masing mendulang empat kursi, kecuali PKS yang hanya meraih dua kursi.

Kursi keempat partai tersebut jika diakumulasikan berjumlah 14 kursi. Ini memenuhi syarat batas minimal untuk mereka mengusung calon bupati.

Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Pekalongan Riska Yulianto menanggapi soal isu koalisi poros tengah ini.

Ia menyebut, dalam waktu dekat partai menengah akan melakukan pertemuan.

Ia juga tidak menampik bahwa ada kemungkinan partai-partai ini membentuk koalisi.

"Bisa jadi (berkoalisi). Kami akan ada pertemuan tersendiri dalam pekan ini, hari Rabu atau apa nanti. Juga mungkin ada partai lain yang non-parlemen," katanya, Senin 29 April 2024.

Ditanya soal calon yang akan diusung, Riska menanggapi memang belum ada nama dari keempat partai ini.

Juga belum dipastikan pertemuan nanti akan langsung memunculkan nama. Sebab di internal partainya juga masih dilakukan jajak pendapat.

"Tetapi kalau ada yang berminat kemudian kami (poros tengah) semua bersepakat, ya, tidak menutup kemungkinan (akan langsung muncul nama). Kami ingin menghadirkan orang-orang yang terbaik di proses Pilkada kali ini," ujarnya.

Sementara itu dalam wawancara terpisah Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pekalongan Mirza Kholik menyebut internal partainya saat ini juga tengah melaksanakan penjaringan bakal calon.

Kendati begitu, sama seperti PKS, PPP juga mengaku sudah menjalin komunikasi dengan sejumlah partai dan ada ajakan berkoalisi.

"Ada beberapa yang akan (mengajak) berkoalisi, dengan total kursi akumulasi 14 kursi," ucapnya.

Mirza masih belum mengutarakan partai apa saja yang ia maksud itu. 

Namun jumlah total kursi yang ia sebutkan sama persis dengan jumlah kursi poros tengah.

Jika poros tengah ini benar berkoalisi, maka Pilkada Kabupaten Pekalongan bisa saja ada tiga pasang kandidat.

Tiga itu yakni calon petahana Fadia Arafiq yang sudah dipastikan akan diusung Golkar. Kemudian, sebut saja PKB yang secara jumlah kursi memenuhi syarat mencalonkan sendiri kadernya. Lalu calon dari poros tengah, jika benar mereka membentuk koalisi dan mengusung calon tersendiri. (nra/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#bursa pilkada #kabupaten Pekalongan #ppp #PKS (Partai Keadilan Sejahtera) #pan #gerindra #koalisi