METROPEKALONGAN.COM, Kajen - PDI Perjuangan relatif masih dingin di tengah percaturan politik menjelang Pilkada Kabupaten Pekalongan.
Mereka satu-satunya partai di parlemen yang hingga saat ini belum banyak muncul ke permukaan.
Kemunculannya baru sebatas membuka pendaftaran untuk pengusungan calon calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup).
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pekalongan Riswadi yang santer diprediksi akan maju juga masih irit bicara.
Baca Juga: KPU Batang Lakukan Klarifikasi ke DPC PDI Perjuangan, Terkait Satu Calegnya yang Mengundurkan Diri
Saat isu pilkada menghangat di belakangan ini, Riswadi juga baru muncul di hadapan media saat acara pembukaan pendaftaran bacabup dan bacawabup di markas partainya, Rabu lalu 1 Mei 2024.
Partai Tokoh sentral yang kini masih menjabat Wakil Bupati Pekalongan itu juga belum banyak berkomentar soal potensi PDI Perjuangan di pilkada nanti.
Termasuk pertanyaan mengenai target dan arah partainya.
"Pilkada nanti akan serentak dengan pemilih gubernur. Jadi sudah barang tentu (soal arah dam terget), akan ada arahan khusus (dari DPP PDI Perjuangan). Sekarang saya belum bisa menjawab pertanyaan itu," ucapnya.
Baca Juga: Seorang Caleg Terpilih dari PDI Perjuangan Kabupaten Batang Mengundurkan Diri, Benarkah?
Posisi PDI Perjuangan kali ini memang tidak semujur pilkada sebelumnya.
Hasil Pemilu 2024, perolehan kursi salah satu partai besar di Kabupaten Pekalongan turun dari sebelas menjadi delapan kursi.
Tidak cukup atau tidak memenuhi syarat untuk mengusung kadernya sendiri alias harus berkoalisi.
Sementara jika melihat perkembangan belakangan ini, partai-partai lain sudah sibuk melakukan manuver politik.
Golkar baru-baru ini sudah mesra dengan PKB. Partai-partai menengah macam Gerindra, PAN, PPP, dan PKS beberapa hari lalu sudah duduk bersama menggalang kekuatan bersama partai nonparlemen.
Hanya PDI Perjuangan yang belum terlihat banyak bergerak.
Namun Riswadi mengaku gagal berkomunikasi dengan sejumlah pihak. Baik mendekati maupun didekati.
"Banyak, saya tidak perlu menyebutkan. Saya rasa saat ini semua pihak berkomunikasi lah,"ujarnya.
Riswadi juga belum berjudi menanggapi isu pencalonan dirinya.
Menurutnya itu terlalu dini untuk dikatakan sekarang. Apalagi, kata dia, dirinya sudah sering maju sebagai calon.
“Orang yang nyalon tiga kali berturut-turut di Kabupaten Pekalongan itu kan (hanya) saya. Saya itu petugas partai, kalau diperintah siap, kalau tidak juga siap,” ungkapnya. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla