METROPEKALONGAN.COM, Batang - Bakal Calon Bupati Batang dari Partai PKB, Fauzi Fallas, tampil dengan baju berwarna merah saat pembukaan pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati Batang, Pilkada 2024, Senin 13 Mei 2024.
Hal ini cukup menarik dan mengundang banyak pertanyaan dari para pihak yang hadir dalam acara tersebut.
Karena tidak menggunakan pakaian berwarna hijau yang identik dengan PKB.
Apakah ini kode keras untuk partai lain yang identik dengan warna merah? Yaitu PDI Perjuangan.
Sementra itu, Ketua DPC PDIP Batang Ahmad Ridwan sendiri diketahui sudah terang-terangan akan maju di Pilbup Batang 2024 mendatang.
Namun demikian, ia menenangkan hadirin di sana. Karena Fauzi Fallas membawa jas PKB yang berwarna hijau.
"Ntar pas konfres saya pakai jas PKB warna hijau tenang saja, sudah saya bawa," ucap Ketua DPC PKB Kabupaten Batang tersebut.
PKB Kabupaten Batang secara resmi telah membuka pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati Batang untuk Pilkada 2024.
Pengambilan formulir pendaftaran dibuka mulai 13-18 Mei 2024. Saat ditanya terkait baju merahnya, ia pun menjawab.
"Baju tadi pagi pas kebetulan ada keperluan langsung saya pakai. Kebetulan saya di mobil ada jas, jadi bisa saya tutup. Intinya kita dengan siapapun yang penting untuk kita ajak bersama-sama untuk memajukan Kabupaten Batang," ujarnya.
Sesuai hasil Pemilu Legislatif 2024, PKB memperoleh 11 kursi di DPRD Batang.
PKB merupakan satu-satunya partai yang bisa mengusung bakal calon secara mandiri.
Berkaitan dengan koalisi, ia menyatakan intens melakukan komunikasi dengan beberapa partai.
Namun, sifatnya hanya komunikasi informal. Sehingga tidak menutup diri untuk bisa berkoalisi dengan partai lain.
"Ya, PKB lagi mencari wakil. Namun semuanya tergantung keputusan DPP. Kita sudah banyak mengincar seseorang," tegasnya.
Hal demikian juga disampaikan Ketua Desk Pilkada PKB Batang, Fatkhur Rohman. PKB siap menerma para calon yang akan mendaftar lewat PKB.
"Dengan senang hati, kami akan menerima pendaftaran para tokoh yang ingin memajukan Kabupaten Batang melalui jalur kepala daerah, baik sebagai bupati maupun wakil bupati," ucapnya. (yan/ida)
Editor : Ida Nor Layla