METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan - Kagum dengan hadirnya sosok Sudaryono yang berniat jadi Calon Gubernur (Cagub) Jawa Tengah (Jateng). Masyarakat mulai berbondong-bondong bentuk relawan. Salah satunya Sahabat Sudaryono Bergerak (SSB) 58, yang berpusat di Kota Pekalongan.
“Bagi kami Mas Dar -panggilan akrab Sudaryono- berasal dari akar rumput yang sama, wong cilik. Karena anak petani. Untuk itu, kami ingin mendukungnya,” kata Zainuri, ketua umum relawan SSB 58 Pusat, kepada metropekalongan.com, Senin 3 Juni 2024.
Mereka siap bergerak menggalang dukungan masyarakat di Jateng, untuk memenangkan Sudaryono dalam kontestasi Pilkada Jateng 2024. Ketua DPD Partai Gerindra Jateng itu dinilai, sebagai figur tepat Gubernur Jateng ke depan.
Baca Juga: Gelar Pertemuan, Gerindra dan Demokrat Siap Berkoalisi di Pilgub Jateng
Selain masih muda, Sudaryono dinilai sebagai politisi cerdas dan rekam jejaknya masih bersih. Sehingga terbilang baru dan segar. Sosoknya yang ramah dan dekat dengan masyarakat juga menjadi salah satu nilai plusnya.
“Mas Dar ini fenomenanya seperti Prabowo Jokowi. Apalagi pencalonannya didukung langsung oleh presiden terpilih,” serunya.
Untuk itu, pihaknya akan lebih semangat melakukan sosialisasi dan edukasi ke masyarakat terkait keberadaan sosok Mas Dar ini secara masal. Sehingga pada hari pemungutan suara 27 November 2024 mendatang, perolehan suara Sudaryono sebagai Cagub Jateng menjadi yang terbanyak.
“Kami sudah pasti kami akan memenangkan Mas Dar dalam kontestasi ini,” tandas dia.
Baca Juga: Mas Dar, Ketua DPD Partai Gerindra Jateng Dapat Restu Prabowo Maju Pemilihan Gubernur Jateng 2024
Apalagi sebut Zaenuri, sejak dibentuk sekitar tanggal 21 Mei 2024 kemarin. Relawan SSB 58 langsung banyak peminatnya.
Hingga kini sudah terbentuk di 5 daerah, yakni Kabupaten Kendal, Kabupaten Batang, Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, dan Kabupaten Pemalang.
“Target kami secara bertahap bisa terbentuk di seluruh Jawa Tengah. Dan beberapa rekan-rekan kami di beberapa daerah sudah siap bergabung dengan relawan kami,” tandasnya. (han/ida)
Editor : Ida Nor Layla