Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Lebih Dekat dengan Ahmad Ridwan, Ketua DPC PDI Perjuangan Batang Menuju Pilkada Kabupaten Batang 2024

Riyan Fadli • Minggu, 11 Agustus 2024 | 22:32 WIB
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Batang, Ahmad Ridwan
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Batang, Ahmad Ridwan

 

METROPEKALONGAN.COM, Batang  - Nama Ahmad Ridwan menguat dalam kontestasi politik jelang Pilkada serentak 2024.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kabupaten Batang ini menjadi salah satu bakal calon yang akan bersaing di Pilkada Kabupaten Batang.

Pada kesempatan khusus bersama Jawa Pos Metro Pekalongan, Ahmad Ridwan menceritakan perjalanan hidupnya yang penuh liku.

Karenanya, ia kini menjadi figur tegas yang siap bertarung di pentas Pilkada 2024. 

Ridwan yang lahir di Pati, Jawa Tengah. Masa kecilnya penuh dengan keterbatasan.

Ia dibesarkan dalam lingkungan Nahdlatul Ulama (NU). Itu menjadi perjalanan panjang yang diwarnai semangat berorganisasi, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat dalam menemani hidupnya.

“Saya itu, dari kecil memang seneng organisasi, mulai dari organisasi kampung karang taruna, remaja masjid, hingga panitia-panitia kampung,” ujarnya di kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Batang, Sabtu 8 Agustus 2024. 

Lewat mobilitasnya di organisasi, ia punya kesempatan bertemu banyak tokoh. Mulai dari pejabat tinggi, politisi, tokoh masyarakat hingga ulama.

Pengalaman tersebut menjadi bekal berharga yang membentuk kepribadiannya.

Walau demikian, sebenarnya Ridwan punya mimpi menjadi Polisi. Ia serius mewujudkan cita-cita tersebut.

Karenanya, Ridwan sempat aktif dalam Pramuka Bhayangkara, berharap bisa meniti karier di kepolisian.

Namun, cita-cita itu harus pupus. Tinggi badannya tak memenuhi persyaratan. 

“Ternyata tingginya gak naik-naik, akhirnya tamatlah cita-citanya gak jadi Polisi,” ucapnya sembari bergurau.

Tak bisa meraih cita-cita menjadi Polisi, Ridwan terus belajar dan berkembang menjadi pribadi yang lebih baik.

Latar belakang keluarga yang sederhana tidak menghalangi niatan Ridwan untuk menuntut ilmu.

Setelah menyelesaikan pendidikan di Madrasah Aliyah setingkat SLTA, ia berniat kuliah di Yogyakarta dengan harapan bisa masuk UGM. 

“Tapi saya gak ketrima, saya gak sadar diri kalau SMA-nya itu mohon maaf, gak kelihatan lah, wong madrasah,” ujarnya tersenyum lepas mengenang masa perjuangannya itu.

Akhirnya, ia memilih melanjutkan pendidikan di Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) di Semarang.

Di sana, Ridwan harus berjuang keras untuk bisa bertahan hidup dan membiayai kuliahnya. Ia menjadi mas-mas kantin.

“Saya mendirikan kantin di kampus untuk menghidupi diri dan bisa berkuliah. Nama kantinnya Alussinu, saya balik saja dari nama kampus. Bisa di cek itu masih ada,” terangnya. 

Kehidupan di Semarang juga membuka jalan baginya untuk memperluas jaringan organisasi.

Ia bertemu dengan seseorang yang kini menjadi tokoh besar, Hendrar Prihadi. Saat itu Hendi menjabat sebagai Ketua FKPPI.

Selepas merampungkan dunia pendidikan, Ridwan memulai karir politik pada tahun 2009.

Ridwan mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Dapil 10.

Pada pertarungan pertamanya ini ia tidak langsung berhasil.

“Saya urutan ketiga, kebetulan tidak ada yang uzur, jadi tidak bisa naik,” jelasnya. 

Keberhasilan akhirnya datang pada Pemilu 2019. Ahmad Ridwan berhasil menempati posisi kedua di Dapil 13 Jateng dan dilantik sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Batang.

Menurutnya, memimpin DPC PDI Perjuangan Batang bukanlah tugas yang mudah.

Ridwan harus berhadapan dengan dinamika politik lokal yang kompleks, termasuk tantangan dari partai lain. 

Namun, dengan dukungan penuh dari keluarga dan kepercayaan diri yang sudah terasah sejak muda, ia siap menghadapi Pilkada 2024. 

“Saya terserah perintah partai, kalau diizinkan, saya di eksekutif,” tegasnya. 

Terlepas dari posisi apa yang akan ia emban, Calon Bupati ataupun Wakil Bupati, Ridwan menegaskan bahwa tujuannya adalah untuk membawa Kabupaten Batang ke arah yang lebih baik. 

“Saya tekadkan begitu, saya di eksekutif. Terlepas nanti saya diperintah di posisi Bupati atau Wakil Bupati, itu adalah perintah partai yang harus saya junjung tinggi,” tegasnya. (yan/web/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#perjuangan #Ahmad Ridwan #pilkada #Kabupaten Batang #pdi