Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

M Azmi Basyir dari Fraksi Partai Golkar Kembali Terpilih Jadi Ketua DPRD Kota Pekalongan

Lutfi Hanafi • Kamis, 12 September 2024 | 19:44 WIB

UMUMKAN: Pimpinan Sementara DPRD Kota Pekalongan Balgis Diab saat umumkan Pimpinan definitif DPRD Kota Pekalongan, pada sidang paripurna Rabu (11/9/2024).
UMUMKAN: Pimpinan Sementara DPRD Kota Pekalongan Balgis Diab saat umumkan Pimpinan definitif DPRD Kota Pekalongan, pada sidang paripurna Rabu (11/9/2024).

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekalongan mengumumkan dan menetapkan pimpinan definitif DPRD Kota Pekalongan Masa Jabatan 2024-2029.

Mantan ketua sebelumnya, M Azmi Basyir dari Fraksi Partai Golkar kembali ditetapkan sebagai ketua pada Paripurna DPRD Kota Pekalongan, Rabu 11 September 2024.

Ketua DPRD Sementara Kota Pekalongan Balgis Diab menyatakan, penetapan tersebut berdasarkan surat dari Partai Golkar, yang diawali dari surat dari DPC dan DPP.

Untuk Partai Golkar dan PKB sudah turun suratnya, maka kami bisa menggelar langsung rapat paripurna, pengumuman dan penetapan pimpinan definitive.

Kemudian Nusron dari Fraksi PKB menjadi Wakil Ketua I DPRD Kota Pekalongan. Sedangkan wakil ketua II dari Fraksi PDI Perjuangan masih belum ada keputusan.

“Karena surat dari dua partai sudah turun, maka kami segera melakukan pengumuman dan penetapan dua pimpinan dewan terlebih dahulu,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Pekalongan M. Azmi Basyir menyatakan, setelah pengumuman dan penetapan pimpinan definitive, akan dilakukan tindak lanjut pengusulan SK melalui Wali Kota Pekalongan kepada Gubernur Jateng.

Azmi berharap, setelah ditetapkannya pimpinan DPRD, maka anggota DPRD bisa melaksanakan tugasnya dengan normal.

Pihaknya berharap, SK Gubernur bisa turun sesegera mungkin, sehingga DPRD bisa kembali bekerja dan bertugas mewakili aspirasi masyarakat Kota Pekalongan.

"Saat ini alat kelengkapan DPRD belum dibentuk, sehingga kami belum bisa secara rutin melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan,” sebutnya.

Padahal DPRD Kota Pekalongan saat ini sudah dikejar ada agenda pembahasan APBD tahun 2025 yang cukup krusial.

Termasuk urusan pembangunan Pasar Banjarsari yang belum selesai, penataan sampah, tindak lanjut dari hasil proyek penanganan banjir dan rob dari Kementerian-PUPR, pembangunan pelabuhan onshore, dan sebagainya. (han/ida) 

Editor : Ida Nor Layla
#M Azmi Basyir #partai golkar #DPRD Kota Pekalongan #Ketua DPRD Kota Pekalongan #fraksi partai golkar