METROPEKALONGAN.COM, Batang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang mulai memberlakukan makan bergizi gratis di sekolahan, Senin 13 Januari 2025.
Pada tahap awal ini, siswa yang ada di Kecamatan Kandeman menjadi sasaran. Mereka berasal dari 11 sekolahan, yaitu 6 SD, 1 MI, 1 SMK, 3 KB, dan 3 TK dengan sasaran 2.984 siswa.
Pada peluncuran program pertama ini, Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Kecamatan Kandeman dan sekolah penerima pertama, SDN Kandeman 01.
Lani memastikan proses distribusi makanan tersebut tepat sasaran dan para siswa lahap menyantap makanan yang diberikan.
"Hari ini mulai dilaunching pemberian makanan sehat bergizi untuk anak-anak sekolah. Untuk tahap pertama ini kita lakukan di Kecamatan Kandeman, setiap hari kurang lebih 3 ribu siswa kita beri makan," ujar Lani.
Ia menjelaskan bahwa lokasi dapur sehat pertama untuk memproduksi makanan ada di Desa Tragung.
Lani melihat secara langsung, makanan yang dibagikan pada anak-anak SD rata-rata habis. Makanan itu diberikan dengan wadah kotak makan stainless.
Namun demikian, tidak semua kelas makan menggunakan sendok, beberapa kelas terlihat siswanya makan dengan tangan.
"Saya tanya bangai mana rasanya, katanya enak. Satu dua mungkin tidak terbiasa makan sayur," imbuhnya.
Ia berharap, kedepan pelaksanaan makan bergizi gratis ini semakin baik. Saat ini masih tahap ujicoba, pihaknya akan terus melakukan evaluasi dari segi menu, rasa, dan porsi.
Salah satu yang terlihat di SDN Kandeman 01 adalah para siswa kelas 1 terlihat kesulitan mengambil nasi yang terlalu padat dan porsinya cukup banyak.
"Harapan kita program pemberian makanan sehat bergizi ini benar-benar tepat sasaran dan bisa memberikan manfaat untuk anak-anak. Sehingga anak-anak kita fokus belajar, tidak merasakan lapar, tidak mengantuk karena diberikan makanan, insyaallah memberikan manfaat bagi mereka," ucapnya.
Secara keseluruhan, nantinya sekitar 141 ribu siswa di Kabupaten Batang akan menerima makanan bergizi gratis.
Program ini akan dijalankan secara bertahap. Seluruh anggarannya dari Pemerintah Pusat, baik sarpras maupun makanan yang diberikan.
Pihaknya menargetkan, bulan Juni seluruh kecamatan sudah memberlakukan program tersebut.
Salah satu siswi kelas 1 SD, Ikmah, 7, menerangkan bahwa dirinya senang bisa mendapatkan makanan bergizi gratis.
Ia terlihat lahap menyantap nasi menggunakan tangan dengan lauk telur dadar dan sayur kacang panjang serta wortel. Selain itu ada juga susu kotak dan buah jeruk.
"Habis makannya, seneng. Kalau di rumah sarapan lauknya tempe," ucapnya. (yan/ida)
Editor : Ida Nor Layla