Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Fauzi Umar Lahji, Pimpinan Komisi B DPRD Kota Pekalongan Abdikan Diri dalam Tugas Kemanusiaan

Lutfi Hanafi • Kamis, 30 Januari 2025 | 19:13 WIB

Fauzi Umar Lahj
Fauzi Umar Lahj

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain.

Filosofi tersebut menjadi pegangan hidup Fauzi Umar Lahji SE dalam mengabdikan dirinya kepada masyarakat maupun sebagai anggota DPRD Kota Pekalongan.

Sosok yang saat ini menjabat salah satu pimpinan Komisi B DPRD Kota Pekalongan ini bukan hanya dikenal sebagai legislator, tetapi juga aktivis kemanusiaan, pembina seni, dan pemimpin organisasi.

Dedikasinya dalam melayani masyarakat tidak terlepas dari latar belakangnya sebagai mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan pengalaman mendalamnya di dunia sosial.

"Saya tidak pernah merencanakan masuk ke dunia legislatif, tetapi pengalaman saya sebagai aktivis telah membentuk pandangan saya tentang pentingnya membantu orang lain," kata alumni Universitas Gajayana Malang yang pernah menjadi relawan tsunami Aceh pada 2004 silam ini.

Sejak terpilih kali ketiga sebagai anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Pekalongan periode 2024-2029, Fauzi pun memperkuat komitmennya dalam menyalurkan aspirasi masyarakat, terutama terkait pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

Kendati begitu, salah satu tantangan utama yang dia hadapi adalah keterbatasan anggaran daerah.

"Anggaran Kota Pekalongan sangat terbatas, sementara tuntutan masyarakat terus meningkat. Di sinilah pentingnya kreativitas pemerintah dalam menjalin kerja sama dengan pemerintah pusat dan menarik investasi tanpa memberatkan masyarakat dengan pajak tinggi," jelasnya.

Sebagai anggota legislatif, Fauzi pun fokus pada pengelolaan lingkungan. Ia menyoroti permasalahan banjir, limbah, dan kerusakan lingkungan yang kerap melanda Kota Pekalongan. Banjir bisa diatasi jika semua pihak bekerja sama.

“Saya optimistis. Meskipun saya bukan eksekutif, saya akan terus mendorong solusi nyata untuk menyelesaikan masalah ini. Terbukti banjir bisa diatasi, tinggal bagaimana kita menjaganya," tegasnya.

Tak hanya itu, Fauzi juga aktif dalam berbagai organisasi dan kegiatan sosial. Posisinya sebagai Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Pekalongan, Presidium KAHMI Pekalongan Raya, dan Pembina Drum Band Al Irsyad, menunjukkan kepeduliannya terhadap pengembangan seni, budaya, dan olahraga di masyarakat.

Pengalaman Fauzi sebagai relawan dalam berbagai bencana juga mencerminkan komitmen kemanusiaannya. Ia pernah terlibat dalam pemakaman korban Covid-19 yang viral di media sosial.

"Saya tidak pernah mencari perhatian, tetapi hal itu panggilan kemanusiaan. Jika ada yang membutuhkan bantuan, saya siap kapan saja, kecuali ada halangan tertentu," tuturnya.

Fauzi mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Ia berharap agar masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan dan lebih bijaksana dalam menjaga alam.

"Lingkungan yang bersih adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita wujudkan Pekalongan yang bebas banjir dan sehat," ajaknya.

Melalui filosofi hidupnya, Fauzi Umar Lahji membuktikan bahwa pengabdian kepada masyarakat adalah panggilan jiwa.

Dengan niat tulus, ia berharap bisa terus memberikan manfaat bagi Kota Pekalongan dan masyarakatnya. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#himpunan mahasiswa islam #fraksi golkar #Fauzi Umar Lahji #aktivis kemanusiaan