METROPEKALONGAN.COM - Para kepala daerah pemenang Pilkada Serentak 2024 resmi dilantik pada Kamis 20 Februari 2025.
Pelantikan para bupati terpilih ini dilakukan oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
Mereka akan mengemban amanah selama lima tahun ke depan, dari 2025 hingga 2030.
Sementara di Jawa Tengah, terdapat tujuh bupati yang punya harta kekayaan yang signifikan luar biasa.
Data ini berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2025.
Berikut adalah daftar 7 bupati terkaya dan rencana mereka untuk daerah masing-masing.
1. Lilis Nuryani – Bupati Kebumen
Lilis Nuryani, yang terpilih sebagai Bupati Kebumen, menempati posisi teratas dengan total harta kekayaan mencapai Rp 138.212.342.617.
Meskipun akan memimpin salah satu daerah termiskin di Jawa Tengah, Lilis berkomitmen untuk membawa perubahan signifikan.
"Saya bertekad mengentaskan kemiskinan di Kebumen melalui pengembangan UMKM dan pembangunan infrastruktur yang merata," ujarnya.
2. Harno – Bupati Rembang
Harno, yang akan memimpin Kabupaten Rembang, memiliki harta kekayaan sebesar Rp128.149.793.264.
Dengan latar belakang sebagai pengusaha sukses, Harno berencana memanfaatkan pengalamannya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Investasi di sektor maritim dan perikanan akan menjadi fokus utamanya.
Hal ini diungkapkan Harno saat kampanye Pilkada 2024 lalu.
3. Faiz Kurniawan – Bupati Batang
Di posisi ketiga, Faiz Kurniawan, Bupati Batang terpilih, memiliki total kekayaan Rp 121.437.755.372.
Faiz berencana meningkatkan sektor pariwisata dan industri di Batang hingga meningkatkan IPM.
"Potensi Batang sebagai destinasi wisata dan pusat industri harus dimaksimalkan untuk kesejahteraan masyarakat," ujar Faiz.
4. Fadia Arafiq – Bupati Pekalongan
Fadia Arafiq, yang akan memimpin Kabupaten Pekalongan, memiliki harta kekayaan sebesar Rp86.703.030.547.
Sebagai mantan artis dan pengusaha, Fadia berkomitmen untuk memajukan industri batik dan kerajinan lokal.
5. Rober Christanto – Bupati Karanganyar
Rober Christanto, dengan kekayaan Rp21.467.595.222, akan memimpin Kabupaten Karanganyar.
Ia berfokus pada pengembangan sektor pertanian dan pariwisata alam.
Karanganyar memiliki potensi alam yang luar biasa, pengelolaan yang tepat akan meningkatkan perekonomian daerah.
6. Anom Adiyantoro – Bupati Pemalang
Anom Adiyantoro, yang terpilih sebagai Bupati Pemalang, memiliki harta kekayaan sebesar Rp19.469.743.177.
Ia berencana memperkuat sektor pendidikan dan kesehatan di daerahnya.
Investasi di bidang pendidikan dan kesehatan adalah kunci untuk masa depan Pemalang yang lebih baik.
7. Dyah Kartika – Bupati Kendal
Dyah Kartika, dengan kekayaan Rp19.429.743.132, akan memimpin Kabupaten Kendal.
Dyah berfokus pada pemberdayaan perempuan dan pengembangan ekonomi kreatif.
"Perempuan memiliki peran vital dalam perekonomian; pemberdayaan mereka akan membawa perubahan positif," ujarnya.
Tantangan besar dalam pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah masing-masing.
Latar belakang dan kekayaan yang dimiliki, menaruh harapan pada masyarakat Jawa Tengah. Apakah bisa membawa perubahan nyata dan berkelanjutan atau malah sebaliknya.(yan/ida)
Editor : Ida Nor Layla