Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Dinpera Kota Pekalongan Panen Perdana Melon dengan Smart Farming, Tawarkan Peluang Bertani di Perkotaan

Lutfi Hanafi • Sabtu, 22 Maret 2025 | 16:51 WIB
POTONG MELON - Ketua TP PKK Kota Pekalongan Inggit Soraya saat panen perdana melon hasil penerapan teknologi Smart Farming di greenhouse Dinpera Kota Pekalongan, pada Jumat (21/3/2025)
POTONG MELON - Ketua TP PKK Kota Pekalongan Inggit Soraya saat panen perdana melon hasil penerapan teknologi Smart Farming di greenhouse Dinpera Kota Pekalongan, pada Jumat (21/3/2025)

METROPEKALONGAN.COM. Pekalongan – Dinas Pertanian dan Pangan (Dinpera) Kota Pekalongan menggelar panen perdana melon hasil penerapan teknologi Smart Farming di greenhouse mereka pada Jumat 21 Maret 2025.

Inovasi ini diharapkan dapat menarik minat petani muda dan masyarakat perkotaan untuk bercocok tanam secara modern di rumah masing-masing.

Kegiatan panen perdana ini dihadiri oleh berbagai pihak yang mendukung penerapan pertanian cerdas di Kota Pekalongan.

Menurut Iman Prasetyo, Penyuluh Pertanian Lapangan, greenhouse yang digunakan dalam budidaya melon ini mengimplementasikan sistem hidroponik otomatis yang efisien dan hemat energi.

Greenhouse hidroponik sistem smart ini bekerja secara otomatis. Bahkan hanya perlu mengatur komposisi pupuk, kepekatan, dan mengisi air sesuai takaran.

"Mesin ini hanya membutuhkan listrik daya 30 Watt karena menggunakan pompa akuarium untuk memompa air ke 78 tanaman,” jelas Iman.

Melon yang dipanen adalah jenis Inthanon dari Thailand, dengan target berat 1,8 kg agar memenuhi standar pemasaran di supermarket dan mall.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Pekalongan, Lili Sulistyawati, menekankan pentingnya teknologi Smart Farming dalam menarik minat generasi muda terhadap pertanian di tengah keterbatasan lahan kota.

“Kami menawarkan pertanian yang lebih cerdas dan efisien untuk menarik anak muda agar lebih tertarik bertani. Teknik ini menggunakan otomatisasi untuk penyiraman dan pengaturan suhu melalui gadget, sehingga lebih praktis,” ungkap Lili.

Ia juga menyebutkan adanya kerjasama dengan Fertindu untuk memastikan hasil panen melon dapat dipasarkan secara luas.

Ketua TP PKK Kota Pekalongan Inggit Soraya, yang turut serta dalam panen perdana ini menyampaikan rasa bangganya atas keberhasilan inovasi pertanian modern ini.

“Hari ini sangat membahagiakan, karena kita dapat memanen buah melon dengan teknik Smart Farming. Buah yang dipanen tidak hanya manis, tetapi juga melimpah. Harapan kami, teknik ini bisa diterapkan lebih luas oleh masyarakat agar optimalisasi lahan dapat diwujudkan,” ujarnya.

Baca Juga: Perbaikan Jalan Berlubang di Kota Pekalongan Ditargetkan Rampung Sebelum Lebaran  

Dengan adanya penerapan Smart Farming, Dinpera Kota Pekalongan berharap dapat mengedukasi masyarakat dan generasi muda tentang pentingnya pertanian cerdas dalam menghasilkan produk hortikultura berkualitas tinggi dan bernilai ekonomis.

Langkah ini juga menjadi solusi untuk mengurangi ketergantungan terhadap produk impor serta meningkatkan ketahanan pangan di perkotaan. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#Smart Farming #Dinpera Kota Pekalongan #Ketua TP PKK Kota Pekalongan Inggit Soraya