METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Penghargaan Legislator Muda Inspiratif yang diterima Ketua DPRD Kota Pekalongan, Mohamad Azmi Basyir, S.T., M.Sc., menjadi dorongan untuk terus memperkuat perannya sebagai penyambung aspirasi masyarakat.
Politikus Partai Golkar itu menegaskan komitmennya agar setiap kebijakan dan program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan warga secara tepat sasaran.
Penghargaan Parliamentary Award 2026 tersebut diserahkan dalam ajang yang digelar Jawa Pos Radar Semarang bersama Radar Semarang Academy di Quest Hotel Simpang Lima Semarang, Jumat (31/7/2026).
Pengakuan itu diberikan atas kiprahnya sebagai salah satu legislator muda yang dinilai memiliki kontribusi nyata dalam kepemimpinan dan kebijakan publik di daerah.
Azmi menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya. Menurutnya, penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk pengakuan, melainkan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.
Baca Juga: Perubahan APBD 2026, DPUPR Genjot Drainase dan Jalan
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Jawa Pos atas penghargaan ini. Tentu ini menjadi penyemangat bagi saya untuk bekerja lebih baik lagi ke depan. Saya juga berharap Jawa Pos terus menghadirkan pemberitaan yang transparan, akuntabel, dan tetap menjadi penyuara aspirasi masyarakat," ujar Azmi, Senin (3/8/2026).
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Jawa Pos atas penghargaan ini. Tentu ini menjadi penyemangat bagi saya untuk bekerja lebih baik lagi ke depan. Saya juga berharap Jawa Pos terus menghadirkan pemberitaan yang transparan, akuntabel, dan tetap menjadi penyuara aspirasi masyarakat," ujar Azmi, Senin (3/8/2026).
Ia menegaskan, saat ini DPRD Kota Pekalongan tengah mengawal penyusunan anggaran tahun mendatang agar mampu mengakomodasi berbagai program prioritas pemerintah, mulai dari program Presiden, visi Gubernur Jawa Tengah, hingga arah pembangunan Wali Kota Pekalongan.
Menurutnya, sejumlah sektor strategis menjadi perhatian utama, seperti peningkatan layanan kesehatan, penguatan kualitas pendidikan, penanganan persoalan sampah, hingga pengembangan generasi muda agar memiliki daya saing yang lebih baik.
Baca Juga: Dinkes Pekalongan Sweeping Balita yang Terlewat Imunisasi
Azmi menilai keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah. Masukan dari masyarakat dan media menjadi bagian penting agar kebijakan yang lahir benar-benar sesuai dengan persoalan yang dihadapi warga.
Azmi menilai keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah. Masukan dari masyarakat dan media menjadi bagian penting agar kebijakan yang lahir benar-benar sesuai dengan persoalan yang dihadapi warga.
"Kami membutuhkan banyak masukan dari masyarakat maupun media agar dalam menyuarakan aspirasi bisa lebih mendengarkan dan lebih tepat sasaran terhadap berbagai persoalan yang ada di tengah masyarakat," ungkapnya.
Penghargaan Legislator Muda Inspiratif diberikan karena Azmi dinilai berhasil menunjukkan kepemimpinan yang kuat di usia relatif muda.
Lahir pada 1990, ia dipercaya memimpin DPRD Kota Pekalongan selama dua periode berturut-turut, yakni 2019–2024 dan kembali untuk periode 2024–2029.
Selain itu, rekam jejaknya dalam mengawal kebijakan yang berpihak kepada masyarakat juga menjadi salah satu pertimbangan. Di antaranya mengawal APBD agar lebih berorientasi pada kepentingan publik, mendorong pembangunan yang tepat sasaran, serta aktif memperjuangkan berbagai kebutuhan masyarakat di Kota Pekalongan.(han/dit)
Sumber : metropekalongan.com