Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Bikin Merinding, Watu Rumpuk Alas Roban Tidak Bisa Dipindahkan, Ternyata Ada yang Aneh di Malam Jumat Kliwon

Lutfi Hanafi • Senin, 12 Februari 2024 | 17:59 WIB

TUNJUKKAN LOKASI : Petugas keamanan pabrik pakan ternak menunjukkan lokasi Watu Rumpuk di dekat bangunan pabriknya, yang konon tidak bisa dipindahkan.
TUNJUKKAN LOKASI : Petugas keamanan pabrik pakan ternak menunjukkan lokasi Watu Rumpuk di dekat bangunan pabriknya, yang konon tidak bisa dipindahkan.

METROPEKALONGAN.COM, Batang – Bagi warga yang tinggal di Batang Timur, Tepatnya di Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, sudah tidak asing dengan Watu Rumpuk.

Bahkan hingga kini asal usul Watu Rumpuk tersebut masih misterius.

Selain tidak bisa dipindahkan, juga sering banyak penampakan makhluk seram di sekitar lokasi.

Jika dilihat kasat mata, hanya beberapa bongkah batu berbagai ukuran. Mulai dari sebesar kursi sampai sebesar minibus.

Baca Juga: Lima Tempat Wisata di Pekalongan yang Recomended, Apa Saja?

Berserakan di setiap sudut di kawasan pabrik pakan ternak asal Korea Selatan (Korsel) di Desa Surodadi, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang.

Sekilas terlihat biasa saja. Tapi setelah mendengar cerita dari beberapa orang sekitar, cukup membuat merinding.

Bahkan ada cerita mistisnya juga. Saat pembangunan pabrik tahun 2016, Watu Rumpuk ini tidak bisa dipindahkan. Alat berat yang dikerahkan pun tidak berdaya. Justru mesinnya selalu mati.

Baca Juga: Cerita Mistis Alas Roban, Muncul Suara Kidang Sebelum Ada Kecelakaan

Akhirnya, puluhan batu itu dibiarkan seperti apa adanya. Hanya di sekelilingnya diberi dinding penahan supaya tidak longsor.

TANDAI LOKASI : Penampakan Watu Rumpuk di tebing dengan berbagai ukuran. Untuk membedakan dan sebagai penanda dengan batu lain, dicat warna-warni.
TANDAI LOKASI : Penampakan Watu Rumpuk di tebing dengan berbagai ukuran. Untuk membedakan dan sebagai penanda dengan batu lain, dicat warna-warni.

Hal-hal misterius ini dibenarkan Sutanto, seorang petugas keamanan pabrik pupuk.

Selain memang tidak bisa dipindah. Banyak rekannya yang melihat penampakan mahluk seram di sekitar Watu Rumpuk.

Baca Juga: Jelajah Alas Roban, Wisata Off-Road yang Seru dan Edukatif

Temannya sesama petugas pernah melihat sosok gaib yang sedang duduk di Watu Rumpuk menjelang Maghrib.

Karena mencurigakan dan takutnya pencuri yang mau masuk ke kawasan pabrik, rekannya mendatangi untuk memperingatkan orang tersebut untuk pergi dari tempat itu.

Namun saat didekati, sosok tersebut langsung berdiri. Ternyata tingginya melebihi tinggi manusia normal di Indonesia. Sambil menunjukkan wajah yang cukup seram.

Baca Juga: Desa Wisata Batik Rifaiyah Kabupaten Batang, Karyakan Kaum Ibu Tambah Penghasilan

"Teman saya langsung kaget dan lari ketakutan," tutur Sutanto.

Selain sosok menyeramkan itu, ada juga yang melihat ular raksasa melingkari Watu Rumpuk.

Sejak saat itu, tidak ada orang yang berani mendekati Watu Rumpuk. Apalagi saat menjelang Maghrib.

Sarwan seorang tetua Desa Surodadi juga mengisahkan terkait angkernya Watu Rumpuk.

Dari cerita turun temurun orang tua di desanya,  konon dulunya adalah tumpukan beras milik penghuni Alas Roban. Tapi tidak jelas namanya.

Baca Juga: Dekat dengan Lokasi KITB, Bagaimana Nasib Situs Purbakala Pemandian Balekambang?

Watu Rumpuk ini memiliki aroma mistis. Bahkan sudah sejak lama, keberadaan Watu Rumpuk ini sudah dikeramatkan.

Masyarakat sekitar juga tidak berani mengusiknya.

Jika dilihat dilitik dari sejarah, Watu Rumpuk merupaman rangkaian batu yang saling sambung menyambung dari Dukuh Siratuk ke arah utara, sampai Dukuh Mbagusan menyambung lagi ke Watu Rumpuk.

Baca Juga: Destinasi Baru! Menyeduh Teh hingga Belajar Bahasa Mandarin di Desa Wisata Besani Batang

Lalu susunan batu menyambung ke arah Dukuh Wadas Kelir dan berakhir di Dukuh Campuwan.

“Susunan batu ini, mengitari Desa Surodadi", tutur Sarwan.

Baca Juga: Ternyata Masih Ada Bunga Bangkai, Ditemukan di Alas Roban Gringsing Kabupaten Batang

Meskipun secara umum atau kasat mata hanya onggokan batu biasa.

Tapi untuk orang yang bisa melihat dengan mata batinnya, Watu Rumpuk merupakan sebuah kawasan perkampungan ramai, tempat berkumpulnya kaum lelembut Alas Roban.

"Kalau malam Jumat Kliwon, sering terdengar sayup-sayup bunyi gamelan. Warga pernah mencoba mencari, tapi setelah dicari tidak ketemu. Justru suaranya beralih ke tempat lain," kata Sarwan.

Baca Juga: Wisata Seru Susur Sungai di Tengah Sawah Pandansari, Hanya 20 Menit dari Kota Pekalongan

Di Gringsing, kata Sarwan, yang sebagian besar Alas Roban, memang masih menyimpan kisah-kisah mistis.

Selain dulunya.memang hutan belantara, banyak bukti peninggalan sejarah makhluk tak kasat mata yang masih ada hingga sekarang.

Selain itu, banyak pesan yang tersirat. Salah satunya agar menjaga alam agar tidak banyak diubah dan tetap lestari. (han/ida)

Editor : Agus AP
#alas roban #Gringsing #Batang Timur #makhluk seram #watu rumpuk #Suara Gamelan #Malam Jumat Kliwon