Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

80 Tim Bertanding Lomba Dayung Meriahkan Sedekah Laut di TPI Jambean

Magang • Senin, 21 Juli 2025 | 02:00 WIB
SEDEKAH LAUT : Sebanyak 170 kapal nelayan yang juga peserta lomba dayung dari berbagai daerah mengikuti prosesi pelarungan kepala kerbau.
SEDEKAH LAUT : Sebanyak 170 kapal nelayan yang juga peserta lomba dayung dari berbagai daerah mengikuti prosesi pelarungan kepala kerbau.

METROPEKALONGAN.COM, Kajen – Dalam rangka memeriahkan tradisi tahunan sedekah laut, Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Jambean di Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, selalu menggelar Lomba Dayung.

Lomba ini berlangsung selama dua hari, mulai Minggu 20 Juli 2025 hingga Senin 21 Juli 2025.

Lomba yang sudah menjadi agenda rutin selama 30 tahun ini diikuti oleh 80 tim dari berbagai daerah, mulai dari Pekalongan, Batang, Cilacap, hingga Surabaya.

Taryudi, wakil ketua pelaksana lomba, menyampaikan, partisipasi peserta tahun ini cukup tinggi dan menunjukkan antusiasme masyarakat yang luar biasa.

"Peserta ada yang dari Pekalongan, Batang, Cilacap, sampai Surabaya. Ini menunjukkan bahwa tradisi sedekah laut di TPI Jambean masih kuat dan menarik perhatian luas," ujarnya.

Sedekah laut di TPI Jambean digelar selama tiga hari tiga malam, sebagai bentuk ungkapan syukur para nelayan atas hasil laut yang melimpah sekaligus doa bersama agar diberikan keselamatan dalam menjalani kehidupan di laut.

Acara ini dibuka sejak pukul 07.00 WIB dengan prosesi pelarungan kepala kerbau yang diikuti oleh 170 kapal nelayan.

Selain lomba dayung, rangkaian acara juga diisi dengan pertunjukan wayang, hiburan dangdut oleh Mahesa, dan atraksi tradisional sintren.

Kemeriahan ini tak lepas dari dukungan penuh masyarakat, pemerintah desa, kecamatan, Pemerintah Kabupaten Pekalongan hingga dinas yang berkaitan.

Salah satu peserta lomba dayung, Sandi Satria dari Denasri Wetan, Batang, mengaku telah dua kali mengikuti lomba dayung di TPI Jambean.

Ia mengaku tertarik karena lomba ini juga merupakan bagian dari tradisi di daerah asalnya serta sesuai dengan hobinya.

"Persiapan kami lakukan selama sebulan penuh setiap hari. Tantangan terbesar justru dari lawan-lawan yang tangguh, terutama tim dari Pekalongan. Medan air yang tidak biasa juga jadi tantangan, tapi kami tetap semangat," tutur Sandi.

Penyelenggara berharap ke depan acara sedekah laut ini bisa terus berkembang dan digelar dengan skala yang lebih besar dan meriah, tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun. (rifkahsaffanah/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#sedekah laut #lomba dayung Pekalongan #Jambean Pekalongan #kabupaten pekalongam